Story cover for Lembah Berdarah by msythrhmn
Lembah Berdarah
  • WpView
    Reads 668
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 668
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 11
Complete, First published Apr 09, 2020
Kasih bersama 2 orang temannya tidak sengaja menemukan sebuah tempat indah yang jauh dari permungkiman warga. Lembah yang airnya jernih berwarna biru muda menandakan bahwa lembah tersebut jarang atau sama sekali tidak pernah dijamah oleh warga. Seperti danau tapi lebih kecil, di tengahnya ada jembatan panjang yang menuju ke suatu tempat yang asing.

Lembah tersebut berbentuk seperti kawah besar, yang airnya berada di kedalaman 10 meter. Di pinggir danau tersebut ada tumbuhan seperti rumput tapi lebih mirip tanaman hias.

Sangat indah, tapi mematikan.

Warna airnya pun bisa berubah sesuai dengan perasaan Si-Penunggu lembah tersebut. Jika airnya berwarna biru, berarti si penunggu sedang dalam keadaan tenang. Jika airnya berwarna ungu tua berarti si penunggu tidak suka dengan kehadiran orang. Dan jika airnya berwarna merah darah berarti si penunggu sangat marah.

[ON GOING]
All Rights Reserved
Sign up to add Lembah Berdarah to your library and receive updates
or
#693kampus
Content Guidelines
You may also like
Dibawah Langit Yang Retak (joongpond) by syawznn
22 parts Complete
Di bawah langit yang kelabu, di antara bayang-bayang masa lalu yang menyakitkan, dua jiwa yang terluka bertemu. Mereka datang dengan beban, dengan luka yang tak terungkapkan, tapi juga dengan hati yang tak bisa menghindari perasaan yang mulai tumbuh di antara mereka. Archen, yang terluka oleh kenangan indah yang pernah ada, tak mampu mengelak dari pesona seorang Naravit-seorang pemuda yang terlahir dari kelembutan dan kesederhanaan, yang meski tak mengerti, mampu mengisi ruang kosong yang ada di dalam diri Archen. Naravit, yang penuh harapan dan kesetiaan, melihat sosok Archen bukan hanya sebagai pria yang sulit dijangkau, tapi juga sebagai seseorang yang membutuhkan cinta untuk sembuh dari masa lalu yang terus menghantui. Namun, seiring berjalannya waktu, dia pun menyadari, cinta yang dimiliki Archen adalah cinta yang terikat pada kenangan akan seseorang yang telah pergi. Mereka berjalan bersama di jalan yang penuh keraguan, menghadapi gejolak hati dan kenyataan yang pahit. Di sana, antara keraguan dan harapan, mereka menemukan bahwa cinta tak hanya menyembuhkan luka, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memulai lagi, untuk memberi arti pada sebuah perjalanan yang sempat terhenti. Terkadang, cinta itu tak datang dengan cara yang kita inginkan. Ia datang dalam bentuk yang tak terduga, membawa rasa sakit, keraguan, dan kesedihan. Namun, cinta sejati akan selalu menemukan jalannya, meski harus melewati jalan yang penuh air mata. Mereka berdua adalah bukti bahwa cinta yang murni mampu tumbuh bahkan di tengah kesedihan yang mendalam. Seperti dua bintang yang saling menarik meski terpisah oleh ruang dan waktu, mereka akan saling menemukan, dalam perjalanan yang tak pernah mereka duga sebelumnya. Inilah kisah Archen dan Naravit-tentang cinta yang lahir dari masa lalu yang terlupakan, tentang dua hati yang akhirnya menemukan jalan kembali satu sama lain, dan tentang bagaimana luka-luka itu akhirnya sembuh dengan kehadiran cinta yang tulus. ---
You may also like
Slide 1 of 9
Goodbye Alaska [END] cover
Red String cover
SWITCH BUTTON [Selesai] cover
The Dark Side(END) cover
Keluarga di Ujung Senja cover
Dibawah Langit Yang Retak (joongpond) cover
Misteri Hutan Terlarang  cover
Hutan Terlarang [END] cover
74/366 cover

Goodbye Alaska [END]

77 parts Complete

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."