Disaat bibir tak mampu berkata-kata
sementara ada rasa yang harus disampaikan.
kusalurkan semua ke tangan dan jari ku yang kusam,
kata demi kata, bait per-bait, hingga paragraf.
hingga menjadi tulisan, yang bertuju untuk dirimu seorang.
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
this story is completely my imagination. it's just for fun so forget about votes and enjoy it.
it's a mature content so read only if you are comfortable.