Story cover for The Difference Between Us by marchieu_
The Difference Between Us
  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 09, 2020
{ᴀ ᴅᴏʏᴏᴜɴɢ ꜰᴀɴꜰɪᴄᴛɪᴏɴ}



"Ji, tolong liatin kameranya udah pas belom"

"Udahh, ayo cepetan mulai! daritadi ribet sendiri"

Then he starts singing his heart out.

While i watch him singing from behind the camera.

Beneran, itu nyanyian yang paling membekas dalam diriku yang pernah aku dengar.

Dan mendengarnya bernyanyi membuatku teringat, bahwa tuhan menciptakan kita berbeda.

Membuatku sadar bahwa ada tembok yang tinggi diantara kita.

Bagaimanapun perasaan tidak bisa disalahkan. Salahkan manusia nya yang tidak bisa menahan dirinya untuk terus berada di sekitar penarik atensi tanpa mengindahkan peringatan dari jiwanya.

Salahkan manusia nya yang pada akhirnya memilih orang yang salah untuk tempat hati berlabuh. 

Perasaan itu simpel, yang menjadikannya sulit adalah untuk merubah perasaan itu menjadi sesuatu yang lebih. 

Disaat segala perbedaan menghalangi dan terkadang ada manusia yang berusaha menembus tembok perbedaan yang setinggi langit, setebal bumi itu.

Kita semua tahu bahwa kita diajarkan untuk menghargai perbedaan bukan untuk memaksa menyamakan perbedaan. 

Tapi terkadang hati kecil kita berkata sebaliknya. Dalam situasi ini, aku dengan tidak tau dirinya berharap.

Harapan yang berduri, indah- setidaknya bagiku, namun dapat melukai orang disekitarnya.

Teruntuk pujangga yang aku impikan, sudah saatnya kita kembali ke ranah masing-masing.

Dan, teruntuk tuhan yang maha agung, maafkan hambamu yang penuh dosa ini.











Current Universe Location: Indonesia.


Warning 🌻

1. mengandung topik-topik yang berhubungan dengan keagamaan.
2. semi baku, i guess.
All Rights Reserved
Sign up to add The Difference Between Us to your library and receive updates
or
#9232020
Content Guidelines
You may also like
𝐀𝐍𝐓𝐀𝐆𝐎𝐍𝐈𝐒!? || ft. siyu by chocopaiiss
32 parts Ongoing
Yasha Febianal─ pemuda manis yang hidup dalam segala tuntutan sempurna dari kedua orangtuanya, menjadikan ia pribadi yang begitu tertutup dengan aura yang mampu membuat siapapun segan mendekati nya. Tatapan mata yang tak pernah sekalipun menampakkan secercah cahaya, hanya kekosongan yang mampu terlihat. Dari semua hal yang terlibat dalam hidup Yasha, satu hal yang merasa seperti manusia biasa─bukan lagi robot belajar. Deretan buku di kamarnya, hanya buku-buku tebal dengan cover acak itu yang selalu menemani di setiap harinya. Sampai saat hari itu datang, hari di mana seluruh tubuhnya merasakan ngilu yang luar biasa, darah yang terus turun dengan deras seolah mengambarkan penyerahan atas segala yang tertahan selama ini. Pandangan yang mengelap dalam beberapa detik dan hanya meningalkan jejak samar cahaya sebelum tubuhnya ambruk menyentuh dinginnya lantai kamar. Yasha berfikir, dirinya kini telah bebas dari penjara batin yang ia sebut 'keluarga', namun nyatanya takdir bagai iba pada segala hal yang pemuda itu alami. Atap kamar asing, harum ruangan yang membuatnya dejavu, juga sebuah tangan hangat yang mengaggam jemari mungil nya. Semua itu membuat dadanya berdetak palan, menyadari bahwa Tuhan tidaklah sekejam itu padanya. "Yusha.. " Deg. Nama itu, nama pemeran antagonis dalam novel yang ia baca beberapa saat sebelum tubuhnya menyerah. Dan kini, sekali lagi ia di buat menahan nafas saat menyadari bahwa jiwanya telah memasuki raga si tokoh kejam dalam cerita. Dan naasnya, tubuh ini akan mendapatkan akhir hidup yang sangat amat tragis. Bahkan sebelum jalan cerita berjalan setengah.. ────────── ft. siyu─jaeri─sakuryo.
You may also like
Slide 1 of 10
𝐀𝐍𝐓𝐀𝐆𝐎𝐍𝐈𝐒!? || ft. siyu cover
SEPA [TRANSMIGRASI BL] END  cover
ASIMETRIS [NOMIN] cover
Second  cover
ANURAGA KERINCI' cover
JEEVANA cover
President Wife cover
Jenderal Tawanan Kaisar  cover
S2: After Engagement  cover
Stay here Kapten! cover

𝐀𝐍𝐓𝐀𝐆𝐎𝐍𝐈𝐒!? || ft. siyu

32 parts Ongoing

Yasha Febianal─ pemuda manis yang hidup dalam segala tuntutan sempurna dari kedua orangtuanya, menjadikan ia pribadi yang begitu tertutup dengan aura yang mampu membuat siapapun segan mendekati nya. Tatapan mata yang tak pernah sekalipun menampakkan secercah cahaya, hanya kekosongan yang mampu terlihat. Dari semua hal yang terlibat dalam hidup Yasha, satu hal yang merasa seperti manusia biasa─bukan lagi robot belajar. Deretan buku di kamarnya, hanya buku-buku tebal dengan cover acak itu yang selalu menemani di setiap harinya. Sampai saat hari itu datang, hari di mana seluruh tubuhnya merasakan ngilu yang luar biasa, darah yang terus turun dengan deras seolah mengambarkan penyerahan atas segala yang tertahan selama ini. Pandangan yang mengelap dalam beberapa detik dan hanya meningalkan jejak samar cahaya sebelum tubuhnya ambruk menyentuh dinginnya lantai kamar. Yasha berfikir, dirinya kini telah bebas dari penjara batin yang ia sebut 'keluarga', namun nyatanya takdir bagai iba pada segala hal yang pemuda itu alami. Atap kamar asing, harum ruangan yang membuatnya dejavu, juga sebuah tangan hangat yang mengaggam jemari mungil nya. Semua itu membuat dadanya berdetak palan, menyadari bahwa Tuhan tidaklah sekejam itu padanya. "Yusha.. " Deg. Nama itu, nama pemeran antagonis dalam novel yang ia baca beberapa saat sebelum tubuhnya menyerah. Dan kini, sekali lagi ia di buat menahan nafas saat menyadari bahwa jiwanya telah memasuki raga si tokoh kejam dalam cerita. Dan naasnya, tubuh ini akan mendapatkan akhir hidup yang sangat amat tragis. Bahkan sebelum jalan cerita berjalan setengah.. ────────── ft. siyu─jaeri─sakuryo.