Kakak Kelas

Kakak Kelas

  • WpView
    Reads 75,384
  • WpVote
    Votes 7,160
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 24, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Aku tidak pandai menulis namun malam ini aku akan mencobanya dengan sebaik mungkin. Karena aku akan menulis ceritaku bersama Samudra Biru Darmawan, laki-laki aneh yang secara tiba-tiba muncul dan mengubah hidupku seratus delapan puluh derajat. Ini akan jadi cerita yang panjang pastinya. Mungkin kau akan lelah dan bosan ditengah-tengah, atau bahkan sudah tidak tertarik sejak membaca kalimat pertama dibuku ini. Tapi tidak apa-apa, tujuanku bukan untuk mendapat banyak pembaca. Tujuanku adalah untuk mengenang sekaligus menepati janjiku kepada Samudra Biru Darmawan. Samudra, Samudraku, dimanapun kamu berada dan jika dengan izin Tuhan tulisan ini sampai dimatamu, ketahuilah bahwa setiap detik bersamamu merupakan waktu terindah dalam hidupku. Berbahagialah kamu, Samudra. Doaku selalu menyertai..
All Rights Reserved
#211
longdistance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)
  • [END] Blind Rainbow
  • OUR PROMISE
  • SAMUDRA BERCERITA || END
  • Double A (COMPLETE)
  • Paradise
  • Semu [Completed]
  • Astrafobia [SUDAH TERBIT]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines