Angin,Hujan dan Rindu

Angin,Hujan dan Rindu

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2020
Prolog~ Angin meniup lembut untuk segera membawa terbang dari titipan sebuah rindu. Hingga turun sebuah air dari langit untuk jawaban dari sebuah doa yang ia ungkapan dalam barisan kata-kata untuk berharap sang Tuhan mendengarnya. Berdiri di tengah hujan dan merasakan sebuah kerinduan seperti turun Nya air hujan. Menari-nari bagaikan sosok yang baru saja memeluk pujaan hati Nya. Merasakan lembut Nya angin membuat dada Nya terasa sejuk, Karna angin telah membawa kan seluruh kerinduan Nya pada sang semesta. Memejamkan mata Nya agar rindu Nya terbawa terbang oleh angin dengan lembut Nya. Namun hingga kapan rindu Nya akan terpenuhi yang telah lama ia pendam sendirian?? Kuat kah jika rindu ini terus menahan beban untuk sebuah pertemuan?? Namun kuat kah hati ini jika sekian lama menahan rindu namun di balas dengan tusukan ribuan jarum dalam sekali pertemuan??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Puing luka
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Naturaloves
  • Kisah Dari Langit
  • Orange's Symphony
  • Behind the Silence
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • (Bukan) Keluarga
  • ANTARA DOA DAN RASA

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines