April
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 10, 2020
Riga Anggara : Seorang laki-laki tampan, yang baik hati dan penyayang keluarganya, namun masih memiliki kenangan pahit akan masalalu yang membuatnya sulit untuk membuka kisah lembaran baru dengan yang lain. Unaira Hilmi : Wanita yang aktif, ceroboh, tak kenal malu, berani, sangat perasa, lebih mementingkan diri orang lain yang membuat dirinya tersakiti secara tak sengaja. seorang yang sudah bersusah payah berhasil keluar dari zona masa lalu yang membuatnya tak ingin merasakannya lagi. "Aku menyayangimu, apakah kau juga memiliki hal yang sama padaku?" kata unaira. "Aku suka padamu, namun masa laluku masih sulit untuk ku lalui, aku tak bisa melupakannya begitu saja, aku takut hal itu akan terulang kembali, jika kau tak sanggup menungguku, pergilah dengan yang bisa membuatmu bahagia, meski tanpaku" ucap Riga. Akan sampai manakah kisah mereka, dilain hal sudah bersusah payah membuka lembaran baru dengan bertemu sosok yang masih terjebak oleh masa lalu, bisakah keduanya hidup bersama sebagai seseorang yang ditakdirkan tuhan, atau hanya sekedar dipertemukan saja?? Ikuti kisahnya yuk!
All Rights Reserved
#50
php
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Dear Anugraha
  • Ex or New? [REVISI]
  • ARGA
  • Rendra & Lila [END]
  • Eh, mantan!
  • Traces in the Light
  • Cerita kita (Tamat)

Aku nggak pernah menyangka-bahwa setelah bertahun-tahun menikah dengan Dinda, perempuan yang tumbuh bersamaku dalam suka dan luka, hatiku justru bergetar oleh hadirnya Arunika, seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih muda dariku. Dan aku? Terjebak di antara rasa bersalah dan perasaan yang tak pernah kuminta hadir. Awalnya kupikir itu cuma jeda sejenak dari lelahnya hidup. Tapi perasaan itu tumbuh diam-diam, mengakar, dan mulai mengguncang segala yang kukira telah mapan. Arunika datang sebagai angin segar, tapi juga badai yang memporak-porandakan rumahku sendiri. Lalu waktu berjalan. Arunika pergi. Dan aku kembali berhadapan dengan Dinda-perempuan yang tidak hanya ditinggal, tapi juga dikhianati. Kami belajar berdamai, meski dengan luka yang belum kering. Tapi ketika aku mulai ingin mencintainya lagi, semesta seperti menguji: hadir sosok lelaki lain yang mulai mengisi ruang yang dulu penuh dengan namaku. Ini bukan kisah tentang siapa yang paling mencinta. Tapi tentang siapa yang memilih tetap tinggal, bahkan setelah semuanya hampir runtuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines