Aliya Kang Halu!

Aliya Kang Halu!

  • WpView
    Reads 1,326
  • WpVote
    Votes 402
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 24, 2020
Follow Ig. @alyhrmdhni_ Ada Beberapa Kata yang Kasar♨️ Aku Aliya Jauza orang yang suka menghalu. Dan kadang ucapan yang keluar dari bibirku membuat orang tertawa. Aku di kenal sebagai anak yang gembira, sopan dan ceria. Tapi siapa yang tau jika sendiri dikamar ketika akan tertidur aku sering membayangkan. Gimana sih rasanya punya ayah? Gimana sih rasanya punya keluarga utuh? Gimanaa sih rasanya?? Kadang aku merasa iri mendengar teman temanku bercerita tentang sosok ayah. Aku sedih. Dan setelah itu aku kembali tertawa dengan tingkah aneh ku sendiri. Start: Sabtu,25 April 2020 Salam. Aliyah Ramadhani🐾
All Rights Reserved
#251
kenangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tiga Belas Misi ✔️
  • Ananta
  • Sebuah Rasa
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Memories in Moon
  • ARABELLA [Hiatus]
  • Arya & Aira #1 (END)
  • B A B E G I (✅)
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Epilog Tanpa Prolog

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines