Bidadari Surga (On Going)

Bidadari Surga (On Going)

  • WpView
    LECTURAS 1,259
  • WpVote
    Votos 199
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 19, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Qobiltu nikakhaha watazwijaha bimahrin madzkurin khalan." Dengan satu tarikan napas, Gus Serkan mengucapkan ijab qobul dadakan itu. Hatinya masih belum percaya dan otaknya masih berusaha mencerna apa yang baru saja terjadi. Dalam satu hari dia mendapat lamaran dan di hari itu juga dia berganti status secara agama dan negara. Dikamar Mbah yai Najib tepatnya, akad nikah dadakan itu dilaksanakan. Dengan Mbah yai Najib sebagai wali, pak Rudi sebagi penghulu yang memang bertugas di daerah itu. Kang santri yang tadi bergantian menyetir dengan Gus Serkan sebagai saksi dari pihak pria dan pak rt sebagai saksi dari pihak perempuan. ___________ Tentang kisah putra ketiga dari Ar-rahman, Gus Serkan Sadat Rahman. Gus dingin dengan pesonanya. Disaat dirinya memantapkan hati untuk menetap membantu Abahnya di pesantren, sang Abah justru memintanya menikah. _________ Kehilangan sang kakek justru membawanya pada sebuah pertemuan yang mengahdirkan suatu hubungan baru. Hubungan yang dia damba bisa tercipta dengan penuh cinta tapi nyatanya justru diawali dengan tanpa rasa sedikitpun.
Todos los derechos reservados
#4
akukamukita
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ning Nabila [SUDAH TERBIT✔]
  • Ijbar [Selesai]
  • Cinta dan Strata (REPOST)
  • Assalamualaikum, Gus ✔ [Terbit]
  • Jodoh Pilihan Abi
  • SIRAT DUA SURGA
  • Pahala Surgaku✓
  • SKENARIO SANG KHOLIQ
  • PURNAMA DI UFUK MESRA ✔

#Project_Kolaborasi Genre : Spritual-Romance Penulis : Ferdi Andreas x Rianty Blurb Seakan menjadi dejavu. Kisah yang pernah dialami oleh Ummahnya, juga dialami Nabila. Sama-sama terlibat cinta putra seorang Kiai, memaksa Nabila mengulang kembali sejarah tentang cinta segitiga. Berawal dari saat Nabila Zahira menyantri di pondok pesantren Darrul Qur'an, takdir menuntunnya bertemu Muhammad Bilal Al Zaelani. Putra Kiai tempat ia menyantri. Namun seolah sudah tradisi yang mendarah daging, Bilal dijodohkan dengan anak teman Sang Abah. Perang batin melanda, di saat Nabila harus memilih, mengiyakan niat Bilal memperjuangkan cinta mereka dengan menolak perjodohan tersebut, atau merelakan Bilal untuk Nadira, gadis yang dipilihkan orang tua Bilal yang melainkan adiknya dari Ibu yang berbeda. Namun tetap ada darah yang sama yang mengalir dari seorang Kiai Abdulah. Ayah kandung yang tak pernah lagi hadir dalam hidupnya. Akankah kisah lalu Sang Ummah menjadi kisah di masa depan Nabila? Maju memperjuangkan rasa bersama Bilal, atau mundur seperti Ummahnya dulu?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido