You, again?!!

You, again?!!

  • WpView
    Reads 1,503
  • WpVote
    Votes 441
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
Mencintai dalam diam, mengagumi dari jauh dan tak pernah dilirik adalah hal yang sangat sakit dan sulit dilakukan. Namun, rupanya gadis berparas cantik itu melakukannya sejak bertahun-tahun. Ia terlalu pengecut buat mengutarakan perasaannya. Jangankan mengutarakan perasaan, memperjuangkannya saja enggan di lakukan. Sehingga hanya sebuah buku diary merah mudahnya, yang mengekspresikan semua itu. Dari bagaimana awalnya cinta itu tumbuh, sampai kelakuan konyol cowok itu yang dianggap lucu baginya. Tapi, bagaimana jika isi dari buku diary merah mudanya itu terbongkar, apalagi cowok yang ia suka membaca rahasia-rahasia yang ada di buku diary itu? Akankah cowok itu membalas perasaannya? Atau malah menyuruhnya agar berhenti menyukai cowok itu? Akankah cewek itu akan tetap mencintai cowok yang ia suka selama bertahun-tahun dan memerjuangkannya? Atau ia lebih memilih mundur dan menguburkan dalam-dalam perasaannya? . . . . @verenayunda Cover by Krystal Swift PLAGIAT DILARANG MENDEKAT☡☡☡☡☡☡☡☡☡
All Rights Reserved
#997
coolboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines