We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Selenelion

Selenelion

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana rasanya ketika kita mencintai orang yang tidak bisa kita miliki? . . Tentang kisah singkat yang selalu mengikat. Tentang bahagia yang tak bertahan lama. Tentang luka kering yang menjadi pengiring. Tentang harapan yang sulit menjadi kenyataan. Dan... Tentang kita yang tak pernah bersama. "Kau terlalu tinggi untuk kugapai, hingga rasaku tak pernah sampai."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Pernah Patah
  • Yang Terluka
  • Narasi patah hati
  • Our Journey To Love
  • Saat Dunia Tak Menatap Kearahmu
  • GENTAWA✓
  • Can't have
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]

Menikah dengan kekasih yang sudah menjalin hubungan selama sepuluh tahun dengannya adalah impian terbesar Ishana. Namun, rupanya takdir berkata lain. Di saat semua persiapan acara pernikahan hampir sempurna dan hari pernikahan tinggal menghitung jari, tiba-tiba semua digegerkan dengan pengakuan adik perempuan Ishana satu-satunya ... bahwa adiknya itu ternyata tengah mengandung anak dari calon suami Ishana. Hati Ishana hancur lebur. Impian-impiannya untuk masa depan seketika mengabur. Kepercayaannya diluluhlantakkan dalam sekejap. Ishana melanjutkan hidupnya dengan didekap oleh rasa sakit hati dan kekecewaan yang teramat dalam. Hingga suatu waktu, dia bertemu dengan seseorang. Namanya Arsenio, seorang lelaki duda yang pernah sama-sama merasakan apa yang Ishana rasakan. Akankah dua orang yang hatinya sama-sama pernah dipatahkan sedemikian hebatnya oleh perasaan bernama cinta, bisa merasakan cinta lagi? _ _ _ "Untuk hati yang pernah patah, percayakanlah semua pada waktu. Kesakitanmu akan berujung sembuh dan patahmu akan kembali utuh."-Ishana Swastika Prameswari. - - - Yang Pernah Patah - - -

More details
WpActionLinkContent Guidelines