Secret
  • WpView
    Reads 391
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
" chaa..." panggil Ilham lirih " yaaa... " sahut Icha sembari mendongakkan kepalanya "Kenapa nggak suka senja?" Icha tersenyum "emm, karena menyakitkan" "Nggak. Langit biru yang lebih sering menghempaskan" kata Ilham menyangkal pernyataan Icha "Enggak Ilham, biru itu menenangkan" "Tapi senja nggak pernah meninggalkan" Ck... Icha berdecak sebal "aish elu, pokoknya tetep aja langit biru yang jadi ratunya langit dirgantara" Ilham membeku seketika, ia faham apa yang dimaksud Icha. Hatinya perih tapi ia tahan dalam diam. "Nggak. Hanya senja yang berhak menjemput langit biru. Hanya senja yang boleh bersamanya. dan dirgantara hanya sebatas tempat pertemuan, bukan pemilik langit biru seutuhnya" Icha terkejut mendengar ucapan Ilham, hatinya berdenyut, ada getir yang hadir bersamaan dengan senyum palsunya. Bumi atau langit? . . happy reading :)
All Rights Reserved
#363
sosweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • ANGKASA (END)✅
  • Biru Dibalik Awan
  • Langit.
  • Only Siblings
  • GALAKSI BIMASAKTI
  • Semu [Completed]
  • ARGA [REVISI]
  • ANGKASA [ #1 PWR Series ]
  • DI BAWAH CAHAYA SENJA

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines