My Green Seventeen

My Green Seventeen

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 14, 2020
Aku berteriak sekeras mungkin, tubuhku terseret menembus kabut yang masih begitu pekat. Mataku masih terus terpejam dan sesekali terbuka kecil karena ingin melihat sosok apa yang membawaku ini. Oh..Tuhan benarkah yang aku lihat, nafasku tertahan. Ku lihat wujud tangan yang tadi mencengkeramku, bukan tangan layaknya manusia tapi seperti serabut akar yang terlihat kaku dan keras, teriakanku semakin menjadi. Seketika langkahku terhenti, cengkeramannya terlepas dan ku lihat sosok tinggi besar berwarna hijau dengan sebagian tubuhnya masih tertutup kabut, hanya berjarak sekitar 3 meter dari hadapanku, menoleh dengan wajah yang gelap dan mata yang bersinar seperti bola api, aku terus berteriak sembari memejamkan mata. Kurasakan suasana semakin gelap dan sepi. Siapa sosok makhluk misterius tersebut ? Yuk dibaca kelanjutan kisahnya :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY HUSBAND CEO[Completed]
  • I'm More Than Just A Princess
  • Si Manis
  • The Multiple Personality
  • Gadis Kecil dengan 5 Teman Bermain Tak Kasat Mata
  • Indigo Crystal 1
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • I Was The Evil Witch
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )

Saya adalah anak indigo yang selalu di jauhi semua orang.Sejak kecil Saya udah liat Makhluk Astral jadi Saya udah terbiasa dengan begituan.Waktu saya baru di lahirkan di dunia ini ayah saya tidak menerima kehadiran saya sampai saya tumbuh dewasa saat saya SD saya belum terbiasa dengan makhluk" astral sampai" saya di bilang gila dan di jauhi teman dan sahabat dekat saya.setiap pulang sekolah saya hanya di rumah mengurung diri di kamar Sampai sekarang ayah saya masih tidak menerima saya Dari kecil saya ingin di masukan ayah saya ke rumah sakit jiwa sampai sekarang. Saya sekarang sudah dewasa umur saya 17 tahun Saya sekolah di SMP 1 jakarta kelas 2

More details
WpActionLinkContent Guidelines