Menanti Senja

Menanti Senja

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 14, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Terkadang dia yang kita pikir adalah cinta sejati, bukan berarti itu jawabannya. Cinta itu adalah tentang ketulusan. Cinta juga bukan hanya seperti 'menanti fajar'. Senja yang segera usai pun bisa menjadi tujuan utama kita. . . . . . "Kata orang, jatuh cinta itu indah." - Arinbi Eleanor Ivana "Yang cinta sama gue dia, kenapa kalian bikin gue ribet." - Anthony Geovan Smith "Bibi sudah gue anggap seperti adik gue sendiri, jadi gue gak bakal biarin siapapun menyakitinya. Termasuk sahabat gue sendiri!" - Dave Immanuel Tamba PERINGATAN! Ini hanyalah cerita klise. Yang tidak tertarik dipersilahkan minggat.
All Rights Reserved
#62
cintabertepuksebelahtangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where The Feelings
  • Only You
  • ALFAZURA[SUDAH TERBIT]
  • About feelings   (selesai)
  • Cerita Tentang Kita
  • YEON ^26^
  • LEITHLEACH
  • Memilih Cinta
  • Jingga di Samudra [Completed]

Perasaan itu terus membelenggu. Perasaan yang aku pikir bernama cinta, terasa lelah karena telah menunggu tujuh tahun lamanya. Raka sahabat kecilku, dia yang kutunggu. Dia yang hadir, terasa menyenangkan, dia yang hadir sebagai penolong disetiap mataku tertutup. Dia Raihan. Bodoh, karena aku telah menyakitinya. Bodoh karena setelah aku menyakitinya, aku sadar dia yang aku cintai. Ya laki-laki yang aku cintai. Adalah orang yang pertama Kali mengucapkan selamat atas resminya aku menjadi pacar orang lain. Dan aku lupa tentang diriku. Aku yang tidak bisa berlama-lama bersama mereka, seharusnya aku mengingat itu sejak awal. Dan seharusnya aku tidak mengenal cinta, karena aku tahu. Aku tidak akan lama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines