You're My Coffeebean

You're My Coffeebean

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
"Lo tuh kek kopi yang takaran gulanya gak pas. Kadang manis, kadang juga pahit. Bahkan rasanya, lo tuh ngalahin obat terpahit di dunia. Tapi entah kenapa, meskipun terkadang lo berasa pahit, tetep aja banyak orang yang 'suka' sama lo. Salah satu dari sekian banyak orang itu adalah gue sendiri." -🌵 . . "Gue mungkin gak bisa jadi gula yang rasanya bakalan manis terus. Tapi gue bakal buktiin, bahwa gue bisa jadi kopi yang sempurna buat lo." -🍁 . . My first story,,, Just a story about highschool student.Happy reading🌞✨🌻 Jangan lupa vote and comment yakk With love❤️
All Rights Reserved
#683
amatir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keano
  • Friendzone?
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Memories
  • Maaf, Pak!
  • Aussie
  • You Are My Destiny
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • DIKHA
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines