Story cover for MEMORIES by reisamaulidaf
MEMORIES
  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Apr 11, 2020
Tidak ada pertemuan yang kebetulan, skenario Tuhan sangat indah untuk menjadikan kamu sebagai laku, dan menjadikan laku sebagai luka. Aku tidak pernah meminta kepada Tuhan untuk dipertemukan denganmu. Aku hanya meminta kepada Tuhan agar lakumu tak pernah terbayang untuk sekedar menyapa lukaku kembali. 

"Aku ingin mencobanya, Safa."
"Aku takut Bim."
"Bagaimana kalau..."

***
Aku sangat mencintai Bima, lebih dari apapun. Rasa cinta itu mematikan perasaanku kepada orang lain. Aku tak tahu resep macam apa yang dibuat Bima. Entah itu berbentuk serbuk, pil, atau minuman biasa. Tidak! Aku hanya sedang bercanda. Resep itu membuat semua tulang beserta kulit-kulitku hanya untuknya.

Tetapi setelahnya, bayangan terkutuk itu selalu muncul di pikiranku. Bayangan itu berwujud Bima, laki-laki yang bertahun-tahun aku cintai...........
All Rights Reserved
Sign up to add MEMORIES to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
My Hot Dusen is Killing Me!  cover
DOSEN BUCIN - (TAMAT) cover
RAHSYA UNTUK NAURA  cover
Cinta pertama Dosen duda (End) cover
A Healing Pill cover
[SELESAI] Tuan dan Nona Kesepian cover
Regrets of Love cover
Rajata Series 1 : Secret Mission for Love (REVISI)  cover
Teka-Teki Saling [Tamat] cover

My Hot Dusen is Killing Me!

46 parts Complete

Ketika cinta hadir tanpa memandang status, saat itu Alula sadar bahwa ia telah jatuh cinta pada dosennya sendiri yang merupakan seorang duda tanpa anak. Namun, sayangnya perasaannya itu harus dia pendam sedalam mungkin saat tahu bahwa ternyata sahabatnya Nira memiliki perasaan yang sama pada satu sosok dosen yang cukup terkenal di jurusan mereka. Dan seakan menabur garam di atas luka, Alula mendengar bahwa Nira sang sahabat dijodohkan dengan sosok dosen tersebut. Alula sama sekali tidak paham apa yang terjadi pada dirinya, memang akhir-akhir ini ia merasa dekat dengan pak dosen, akan tetapi hanya sebatas bimbingan skripsi. Selebihnya, mereka hanyalah dosen dan mahasiswi. Lalu, saat tiba-tiba pak dosen mengutarakan isi hatinya, disanalah semua keyakinan Alula untuk menjauhi sang dosen goyah. Lalu, bagaimana dengan persahabatannya? Apakah Alula memilih bersama pak dosen atau mempertahankan persahabatannya?