Teduhan Langit di Kota Zaiden

Teduhan Langit di Kota Zaiden

  • WpView
    Reads 630
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 11, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Nafasnya tercungap-cungap. Dadanya terasa sakit. Tapaknya melangkah laju membelah angin bumi. Dia tidak tahu jika kedua-dua kakinya itu mampu bertahan lebih lama lagi. Matanya berkaca. Titisan air jernih mula mengalir membasahi pipinya. Gadis itu menyeka air matanya yang berlinangan. Perjalanannya perlu diteruskan. Langkah terus diatur ke hadapan. Perlahan-lahan, pandangan matanya mula menangkap figura tembok besar yang dibuat daripada batu-bata. Akhirnya, langkahnya terhenti. Di hadapannya itu merupakan tembok pemisah sempadan antara dua buah kota. Sekali keluar dari sempadan, peluangnya untuk kembali ke kota ini amat tipis. Atau mungkin tidak ada lagi. Rambut panjangnya dibawa ke belakang, diikat gaya sanggul. Dia tekad. Hatinya membulat.
All Rights Reserved
#248
islamik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ISTIKHARAH CINTA
  • ID untuk Hawa [Editing in Progress] [C]✅
  • BERUBAH
  • • bebud𝒶k bukit •
  • NAFAS CINTAKU YANG TERAKHIR
  • Dalam Diam Bumi Berputar
  • Pengawas Senior Dingin (EDITING)
  • HER SILENT AWAKENING

Blurb: "Berpihak pada isyarat langit adalah suatu ikhtiar pada hati seorang hamba yang diliputi suatu keraguan, rasa takut dan ketaatan pada sang pemilik hati yang hening dan bening dari nafsu maupun ego. Termasuk cinta. Kepada siapakah cinta dipertaruhkan ? inilah Istikharah " Novel berjudul istikharah cinta ini diilhami oleh beberapa kisah cinta yang kandas menuju pernikahan karena hasil istikharaah. Sebagaimana kisah dalam tulisan ini. Cinta kasih yang tulus diuntai waktu demi waktu. Pertemuan pertama yang lugu dan menyentuh. Adalah seorang pemuda bernama Fadhol, memiliki background pesantren dan keluarga yang islami - tradisonalis, menjunjung tinggi ketawadhuan pada para ulama. Istikharah seorang ulama, bagi Fadhol bukanlah sebuah perkara yang sederhana, apalagi diabaikan. Tunduk dan patuh pada Kyai adalah ejawantah ketaatan pada Allah dan RasulNya. Membanting egoisme, rasionalitas serta nafsu demi menuai keberkahan-keberkahan tersirat. Pada Syarifah gadis yang akan dikhitbah, cinta ini ia pertaruhkan , melalui istikharah. Ia serahkan kisahnya dan ia relakan dibelenggu takdir. Perjalanan panjang mencari makna membawa Fadhol jauh di negeri Kanada. Sedangkan Syarifah menepi di belantara Persia. Menggenggam butiran-butiran kenangan indah bersama kekasih. Bagaimanakah nasib dan kisah keduanya ? akankah ada takdir indah menaungi kehidupan mereka ?. Ikuti kisahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines