Story cover for Against The Waves by sagaraRf_R2
Against The Waves
  • WpView
    LECTURAS 378
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 378
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado abr 11, 2020
(Bahasa baku)
(Bahasa percakapan ttidak baku)

Gue itu kecil banget. 

Dibandingin bermiliaran manusia,  gue ini hanyalah titik kecil yang bila hilang, tidak akan ada yang sadar. Tapi kenapa yang gue rasain bisa buat seolah manusia manusia ini ngak ada. Padahal bukan gue doang yang hidup. 

Bukan hanya gue doang yang bisa merasakan hal seperti ini kan?  Semua nya juga punya perasaan rumit seperti ini kan? Tidak bisa dijelaskan,  rumit,  musingin kepala doang!  Neken batin pula! Nyebelin banget pokoknya. 

Pernah denger ngak pepatah orang yang saling pacaran karena suka? Katanya,  seolah dunia berpusat untuk mereka berdua, seolah waktu berhenti buat ngasih momen terindah buat mereka.

 Nah,  persis kek gitu! Dunia gue terhenti disitu! Beda nya,  gue berada dalam situasi membingungkan, yang mengherankan. 

Bising nya kota,  atau pembicaraan orang lain malah buat gue heran,  binggung.  Gue hanya bisa natep langit diantara gedung gedung menjulang tinggi ini,  diantara kerumunan khalayak ramai yang berlalu lalang ini! 

Hei!  Apa hanya gue yang keheranan disini?! Apa hanya gue yang binggung soal kehidupan yang kek begini?

~vera
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Against The Waves a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#64k-pop
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Ashita 2  :   your Memory Of Darkness  de hasanalaili
60 partes Concluida
Pada suatu hari terdengar langkah kaki kecil yang berjalan di tengah hutan seorang diri di tengah malam Tak ada yang menemani kecuali sosok yang berada di belakang nya untuk menangkapnya hidup - hidup Hingga dia menemukan sebuah anak terbuang yang di biaskan mati bergitu saja Ikut berjalan bersama nya melewati hutan itu yang tak tahu apakah dia manusia atau bukan Itulah lirik sebuah lagu yang menjadi kunci dari sebuah misteri dari masa lalu yang hilang ( Kakoto Ashita ) Hampir setahun sudah berlalu sejak kejadian yang membuat Ashita masih terus mencari jawabannya atas segala bertanya tentang siapa dirinya yang kini berkerja sebagai guru magang yang telah menjalani kehidupan dengan tenang dan bahagia Namun dia menyadari jika kehidupan tenangnya Telah terusik oleh kenangan masa lalu nya yang kini menerro dirinya dan keluarga kecilnya Dengan kepindahan nya ke sebuah kabupaten yang terpinggirkan yang ternyata menyimpan serangkaian kengerian yang bermula dari sebuah desa kecil setelah mendapat informasi jika desa itu merupakan desa di mana dirinya tinggal sewaktu kecil nya dulu untuk berusaha menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi dengan desa itu setelah kepergiannya malah membuatnya mengalami serakaian mimpi terburuk nya Terlebih lagi dia di repotkan oleh keluarga besarnya yang berebut hak asuh atas dirinya dengan sejumlah kegilaan dan beberapa anak - anak yang mengalami berbagai masalah yang pelik Dan munculan seseorang yang mengaku sebagai atasan mendiang ayahnya untuk meminta dirinya kembali menjadi tentara bayaran untuk menyelidiki kasus yang pernah di selidiki oleh ayahnya Inilah petualangan seorang anak untuk mencari jati diri nya sendiri di kala dunia yang penuh kekejaman dan kekejian
You're Here, But Not For Me de MyMiela
8 partes Continúa
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Titik Yang Benar de sipanjangnapas3
12 partes Concluida
Coba bayangin... Di suatu titik dalam hidupmu yang sedang baik-baik aja, kamu tanpa sengaja menatap ke arah langit di malam hari, melihat bintang bertebaran, tak terhitung. Tapi kamu ga peduli. Menyematkan keyakinan kalau tiap hari langit memang seperti itu. Kecuali pas mendung. Lalu di suatu titik, saat hidupmu lagi depresi, kosong, ancur, ga punya harapan, kamu sengaja keluar tengah malam. Entah jam dua, jam tiga, jam satu, cuma buat tenangin diri dan noleh moment itu lagi. Tapi apa? Kamu cuma lihat satu bintang, bersinar sendirian di tengah hamparan gelap. Mungkin kamu semestinya tersenyum, karena yang kamu lihat bukan cuma bintang, melainkan refleksi dirimu sendiri. Ada kekuatan di semesta ini yang mau bilang ke kamu, saat kamu udah kehilangan banyak cahaya, kamu cuma perlu jadi seperti bintang itu, karena cahaya itu sendiri sebenarnya sudah ada di dalam hati kamu. Ya, aku bisa bilang ini karena aku sudah pernah melewatinya. Dan aku disini bukan untuk omong kosong belaka, bukan hanya sekadar curhat atau menggores halaman dengan kata. Tapi untuk menemani kamu kalau kamu butuh tempat untuk diam dan meresapi... Jika kamu tertarik sama hal-hal yang gak masuk di akal tapi masuk di hati, atau menyelami cerita yang endingnya ternyata tidak selalu indah, barangkali kamu akan suka untuk singgah disini, di duniaku...sembari ngopi...atau minum cokelat. Karena indah saja gak akan cukup, perlu cinta yang tulus untuk memaknai apa itu kekuatan, apa itu pelajaran, apa itu kenangan, dan apa itu... "Tetap hidup" #1 hidup : 10 Mei 2025 Romance/Adventure/Spiritual/Drama Category : [18+] Pacing slowburn 47 part.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Kamu [SELESAI]✔ cover
Till I Meet You cover
Ashita 2  :   your Memory Of Darkness  cover
You're Here, But Not For Me cover
Titik Yang Benar cover
Pacar Halal [SUDAH TERBIT] cover
Stendhal Syndrome: Love Your Smile cover
Persahabatan Dan Cinta Pesantren [END] cover
Arsyilazka cover

Kamu [SELESAI]✔

50 partes Concluida

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')