YUGA
  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2020
❝Jadi, tolong tuntun aku menuju gelanggang dikara bahagiamu.❞ Dia Yuga, seorang remaja yang harus hidup karena terlanjur lahir. Menjadi atlet dengan segudang prestasi adalah cita-citanya sejak kecil. Pencapaian yang berhasil diperoleh hingga sekarang tak pernah membuatnya mengendurkan niat untuk terus menjalani hidup biasa saja. Hingga suatu kejadian di pertandingan penghujung kelas satu SMA itu membuat dia berantakan. Kemudian lemah, jatuh, dan rapuh. "Kuatkan aku ketika lelah, jangan membuatku semakin patah." Sampai ketika memutuskan untuk pindah sekolah, dia bertemu seorang gadis yang berhasil menyelematkannya dari afotik dengan afeksi indah. Bagai pancarona dalam gulita, eksistensinya mengajak dia untuk menari di atas gelanggang yang sama. "Hei, bodoh! Kesuksesan itu dicapai dengan banyak proses, bukan banyak protes! Jangan patah semangat, karena apa yang kamu inginkan akan datang di saat yang tepat. Keep fight!" Akhirnya bergerak, perlahan menanjak, walau berat. "Biarlah kekalahan menjadi cerita, tentang perjuangan yang melebur sebagai luka atau pusa, agar kemenangan dapat kujelang, dan terus kuulang. Jadi, tolong tuntun aku menuju gelanggang dikara bahagiamu." copyrights©april 2020, goodmeow
All Rights Reserved
#212
kisahremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Friend and My Bestfriend
  • Where Are You?
  • Let Me Love You Longer
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Cold Girl (End)
  • Lutte | Jung Jaehyun [End]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Our Times (Completed)
  • THE NEW GIRL [SELESAI]
  • Yang Dicari

Persahabatan adalah anugrah yang diberikan Tuhan selain cinta. ***** Jangan melupakan teman-temanmu, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang pernah memberikanmu sedikit kebahagiaan meskipun hanya sebuah senyuman. ***** "Hei culun!! Kenapa kau bersekolah disini? Kau tidak pantas sekolah disini" "Kau hanya menganggu pemandangan kelas culun!" "Dia anak pemilik sekolah. Kenapa penampilannya seperti ini?" "Dasar anak tidak tahu diri!? Darimana saja kau?" "Gwencanayo.. aku suka membantu orang" "Hiks berhenti.. stop.. kumohon berhenti.. hiks jangan lakukan itu.." "Hyungie.." "Aagggrrhhh... Aku akan membakar sekolah ini!!..." "Rasakan ini CULUN..." "Dasar miskin!!" ***** Jangan meniru semua adegan atau perilaku yang tidak baik. Ini hanyalah fiktif belaka dan hanya dijadikan sebagai sarana hiburan ❗❗ Jangan menyalahgunakan cerita. Karena dosa tidak hanya ditanggung oleh Anda sebagai pembaca namun juga saya sebagai penulis ❗❗ Jangan mengaitkan Realita dengan Dunia Maya ❗❗ ***** Khamsahamnida.. Thank Youuu.. Borahae.. 💜💜💜✨✨✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines