Two Humans [TAMAT]

Two Humans [TAMAT]

  • WpView
    Reads 5,384
  • WpVote
    Votes 404
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 3, 2020
Anhodya Elea Gadis remaja dengan sejuta luka ,gadis yang tidak mempercayai akan kasih sayang yang tulus yang sangat benci berkomitmen dengan lawan jenis.Elea gadis yang tidak suka merasa sepi tapi lebih suka menyendiri Elea sangat benci dengan hidupnya kenapa harus ia yang merasakan kejamnya dunia?Hidup yang tergantung dengan obat membuat ia semakin membenci hidupnya beruntungnya Elea mempunyai sahabat yang selalu ada untuknya. Disaat Elea tidak suka berkomitmen ia dijodohkan oleh ayahnya yang selama berpuluh-puluh tahun mengabaikannya yang Elea semakin benci dengan keadaan ia dijodohkan dengan laki-laki yang sangat ia hindari laki-laki yang membuat kehidupan Elea berubah drastis dan menjadi lebih tertutup Akankah Elea menerima takdir hidupnya?
All Rights Reserved
#7
elea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Restu Tuhan
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • My Possessive Best Friend's
  • Vericha Aflyn ✔️
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Atela's Journal [FINISHED]
  • ketika senja menyapa
  • 11.11 (Sebelas kembar) [End]

Kisah cinta remaja SMA yang harus terpisah karena perbedaan keyakinan keduanya serta larangan demi larangan dari orang terdekat yang akhirnya memisahkan mereka melalui kejadian tragis. Gadis itu kehilangan kekasih hatinya yang pergi membawa sebongkah cinta yang hingga saat ini membuat jiwanya hampa, serasa jiwanya pun ikut pergi tak ada lagi semangat dalam dirinya hanya air mata yang sudah mengering dan hampir habis menemaninya menghabiskan waktu berharap keajaiban datang dan semua yang terjadi hanyalah mimpi belaka ***** " Ketika aku melewatkan hari tanpa dirimu, yakinlah aku baik-baik saja seperti hal nya aku yakin kau juga bahagia di sana" Al.... Senja itu ibarat kamu indah menenangkan meski sekejap tapi tak bisa kumiliki selamanya namun esok akan datang kembali membawa kebahagiaan,benar kan... Tanpamu meskipun sendiri aku tetap menyukai senja.. karena senja mengingatkanku padamu yang telah pergi bersama jutaan mimpi dan doa-doa yang pernah kita cipta dan pinta bersama Bahagialah di surga bersama Sang Hyang Widhi aku lanjutkan hidupku dan akan kutemukan bahagiaku di sini temui aku nanti di surga ya Al....

More details
WpActionLinkContent Guidelines