Bad Boy VS Cold Boy

Bad Boy VS Cold Boy

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
[Dipending Sementara] "Dengerin gue baik baik ,,,Lo jangan pernah deketin dia lagi karena dia cuma milik gue!" "Emang nya Lo siapa ngatur ngatur hidup gue?" Seorang gadis pendiam yang dijuluki ' Anti sosial' harus terjebak dalam kisah cinta segitiga antara dua sahabat yang sejak lama sudah menjadi musuh bebuyutan. Akankah ia menaruh hati kepada salah satu diantara mereka ? atau malah menaruh hati pada keduanya ? So, kalau mau kelanjutan ceritanya silah kan di cek! Babayyyyy Selamat jatuh cinta , menangis dan tertawa :* @Sitii.srhh_
All Rights Reserved
#6
atlas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beauty and the Boss
  • ALVINA
  • Serpihan Luka
  • Tale On Paper(END)
  • Yasinta (SELESAI)
  • Senja Jadi Sendu (END)
  • Biar Aku ✓ [Completed]
  • DIVIDED LOVE
  • TIME TO LEAVE [TAMAT] ✔️

"Bilang kalau kamu mau aku pergi. Bilang kalau kamu nggak suka aku hadir di hidup kamu. Say it if you mean it." - Benara Wijaya Kamuflase cinta. Penorehan luka. Hancurnya kepercayaan untuk bertahan. Kepalsuan dalam sebuah keluarga membuat Aluna Sarasita tidak akrab akan cinta. Sampai seorang lelaki tampan nan mapan yang merupakan pemilik hotel Saint Wijaya tempat mereka dipertemukan, menetap di dunianya bak lentera dalam gulita. Terdengar seperti omong kosong! Bahkan lelaki biasa pun enggan menerima Saras apa adanya. Namun, Benara Wijaya benar-benar berbeda. Saras tahu, menerima Ben adalah sebuah kekeliruan. Sekalipun lelaki itu berupaya meyakinkannya, kehidupan Ben yang sempurna tetap menjadi alasan bagi Saras beranggapan Ben tidak akan pernah memahami kondisinya. Mereka berbeda. Bak bumi dan langit. Bak hitam dan putih. Saras pun semakin yakin untuk menghapus Ben dari hidupnya. Tanpa peduli harapan yang telah dibangun oleh lelaki itu. Tanpa peduli ada hati yang hancur berkeping-keping karenanya. Lantas, berhasilkah Benara Wijaya membawa Saras pada akhir kisahnya? Mampukah ia menyadarkan Saras bahwa perempuan itu adalah luka sekaligus bahagia terindahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines