Sebuah Luka

Sebuah Luka

  • WpView
    LECTURAS 189
  • WpVote
    Votos 45
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 3, 2020
Aku hanya ingin hidup seperti dulu! Tanpa harus terselimuti bayang-bayang rasa bersalah... Karena sebuah takdir ini... Sampai aku tak di anggap oleh keluarga ku sendiri. Seolah-olah aku hanya orang asing di dalam keluarga ku sendiri... Aku hanya ingin perlakuan lembut mu Ayah... bukan perlakuan kasar mu... Aku rindu bermain dan di manjakan sama kamu bang... kenapa semuanya berubah setelah bunda pergi... bunda, jika memang setelah engkau pergi kehidupan ku akan seperti ini... lebih baik aku pergi bersama mu Bunda... Aku...Aku cape bunda... Aku rindu bunda,Aku juga rindu ayah dan Abang yang dulu... Bukan ayah dan Abang yang sekarang... Selamat datang di cerita pertama aku:) Selamat membaca:) Jangan lupa tinggalkan jejak ya ❤️
Todos los derechos reservados
#2
kenzy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DENNIES
  • Finally I Lose Him | ✔ [ COMPLETED ]
  • Devandra Mahendra
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Cerita Tentang Kita
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • Shananda
  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • Gladis Story [SELESAI ✓]
  • Juan [REVISI]
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido