Sebuah Luka

Sebuah Luka

  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2020
Aku hanya ingin hidup seperti dulu! Tanpa harus terselimuti bayang-bayang rasa bersalah... Karena sebuah takdir ini... Sampai aku tak di anggap oleh keluarga ku sendiri. Seolah-olah aku hanya orang asing di dalam keluarga ku sendiri... Aku hanya ingin perlakuan lembut mu Ayah... bukan perlakuan kasar mu... Aku rindu bermain dan di manjakan sama kamu bang... kenapa semuanya berubah setelah bunda pergi... bunda, jika memang setelah engkau pergi kehidupan ku akan seperti ini... lebih baik aku pergi bersama mu Bunda... Aku...Aku cape bunda... Aku rindu bunda,Aku juga rindu ayah dan Abang yang dulu... Bukan ayah dan Abang yang sekarang... Selamat datang di cerita pertama aku:) Selamat membaca:) Jangan lupa tinggalkan jejak ya ❤️
All Rights Reserved
#617
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • Juan [REVISI]
  • Shananda
  • Smiling Boy
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)
  • Devandra Mahendra
  • Cerita Tentang Kita
  • Alodia Azella || Narasi, 2020
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • I NEED FAMILY√(TAMAT)

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines