Romance Forever 21+

Romance Forever 21+

  • WpView
    LECTURAS 419
  • WpVote
    Votos 47
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, feb 10, 2025
21+ Plaakk!! Tamparan keras mendarat di pipiku. "Kau sungguh tidak berguna. Sama seperti orang tuamu." "Jangan bawa-bawa orang tuaku! Dasar brengsek!" Dia menjambak rambutku. "Berani sekali kau berkata kasar padaku. Benar-benar ingin mati rupanya."
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Naughty Nanny
  • In Love
  • Dalam Dekap Jack
  • AKU BUKAN UNTUK ANYA[COMPLETE]
  • CRIMINAL
  • Babblegum Barbell Bar (END)
  • DANGEROUS MAN (END)
  • 𝐓𝐡𝐞 𝐔𝐧𝐝𝐞𝐫𝐛𝐨𝐬𝐬 : 𝐑𝐎𝐌𝐄𝐎
  • ALWAYS LOVE YOU
  • WILD & HOT

"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido