Hei Neighbor

Hei Neighbor

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2020
"rasanya baru kemarin kita kenal, tapi gue udah langsung jatuh hati sama lo" "pake pelet apa lo sampai gue kepincut gini? " -Ariesandi Satrio- "emangnya gak aneh?, gue pikir dia orangnya tapi ternyata gue salah sangka" -Amanda marsya- "tenang aja masih gue liatin" -Luthfi Angga- Tidak pernah terbayang sebelumnya di hidup Manda ia harus pindah rumah. ada sedikit rasa senang, juga rasa sedih karena harus meninggalkan rumah masa kecilnya yang dipenuhi banyak kenangan. Tantangan baru pun muncul dihidup Manda, orang-orang baru pun juga hadir dihidup Manda, dari orang yang paling menggemaskan, sampai orang yang paling mengesalkan. Mampukah Manda beradaptasi dilingkungan barunya?, mampukah juga Manda bertahan dengan segala perasaan, serta kekesalannya? Who knows? And now the story will begin
All Rights Reserved
#249
neighbor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Sandwich(End)
  • Arkrasiv ☑️
  • TENTANG SEPASANG
  • Destiny [COMPLETED]
  • DEAR ANNETHA
  • Your Home [COMPLETE]
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines