STM dan SMA

STM dan SMA

  • WpView
    Reads 503
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Tue, May 5, 2020
Terkadang pertemuan dengan seseorang tak di sangka dan tak terduga.Tuhan selalu mempertemukanku dengan orang-orang yang baru dan selalu saja ada hal yang mempersatukanku dengan orang baru itu, dan orang baru itu adalah Dimas Reynathan Aditama . --------------------------------------------------- "Eh aku pernah lihat kamu deh, di parkiran depan Mall, kamu inget gak? kamu bertiga kan kemarin masuk mall?" Kata Reynathan "Gak liat"Jawab Regina Okta Angelia dengan jutek ---------------------------------------------------- Ini nyata adanya, ceritaku tentang dia . Bagiku dia bagaikan hujan yang mampu membuatku sedih dan bahagia secara bersamaan meski dalam tangis sekalipun . Mau tau cerita selanjutnya? Kuy baca sampai selesai oke . Jangan lupa juga follow, vote and comment ya . Thanks You 🖤
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RANNA
  • COMPLICATED
  • Luruh di Dua Senja || On-Going || [HIATUS]
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • BarraKilla
  • 2.LAST RAIN [ You're the only one ]✔ Lee Jeno
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Bersamamu
RANNA

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines