Alesha [ON GOING]

Alesha [ON GOING]

  • WpView
    Reads 159
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi dirinya, menjalani kehidupannya yang sekarang ini pasti tidak jauh dari takdir-Nya. Di pertemukan oleh cowok itu adalah kemungkinan terbesar Tuhan menulis untuknya. Dia datang dengan sejuta pertanyaan dalam kehidupannya. Berbicara tentang Dia, aku, Alesha Reymon Aloysius telah menyadari perasaan ini padanya sejak pertemuan dan senyuman itu. Sampai akhirnya... Penasaran kan dengan kelanjutan ceritanya, simak lapak baru aku kali ini dan jangan lupa vote and komen ya. Oke. Terimakasih🖤
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lovakarta
  • Secretly Yours
  • Cinta Di Antara Sahabat [COMPLETE]
  • Muallaq (End)
  • Stupid Cupid
  • HAIDARHEA✔
  • Dari Askar Untuk Alisha [END]
  • Gus Halalku
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Aresha
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines