Why Like This

Why Like This

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
Kemarin kita baik-baik saja Aku mengerti kamu, dan kamu mengerti aku Dan kenapa sekarang kamu menuntut hanya aku yang harus mengerti kamu.Apa kabar perasaanku? Merelakan kamu menjaga dan bahkan mencintai orang lain, yang seperti kau bilang hanya untuk menjadi teman? Apakah cara bertemanmu harus menyakiti perasaan orang lain juga?Harus banget gitu ya? Kenapa seperti ini? BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA
All Rights Reserved
#3
eca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Anna's Secret [END]
  • Paradise
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • KHALILA AND OTHERS
  • ERICK: MY BADBOY
  • Bad Lier [Completed]
  • Dilema [COMPLETED]
  • Because I'm Stupid (End)
  • B2ST FANFICTION

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines