Prince Charming Mateen

Prince Charming Mateen

  • WpView
    Reads 898,115
  • WpVote
    Votes 34,662
  • WpPart
    Parts 76
WpMetadataReadComplete Wed, May 6, 2020
Seorang gadis cantik, memiliki mata indah. Bernama ( Namakamu ) Abbiah Aathirah.Yang mampu memikat hati putra ke-4 dari Raja Hassanal Bolkiah ( Brunei ) bernama Abdul Mateen. Pangeran yang selalu di gilai oleh kaum Hawa di luar sana. Paras, ketampanannya, Tidak pudar oleh umurnya yang hampir memasuki kepala 3
All Rights Reserved
#37
princemateen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • Prince Charming MATEEN 2
  • COME BACK (VERSI INDO) ROYEON / PINKSOZ
  • Prince's Hidden
  • OUR INCOMPLETE STORY
  • The  Replacement Lady (End)
  • Merayan

short story. seorang anak tak pernah meminta kepada orangtua nya untuk dilahirkan, pun sama hal nya seperti orangtua yang tak ingin anaknya terlahir menjadi manusia yang cacat. namanya, Longshen, putra bungsu dari tiga bersaudara yang terlahir tidak sekuat kedua kakak laki-lakinya. cacat, tidak memiliki emosi, dan selalu disebut sebagai aib dari keluarga. _________ bagi Yuan wudi, terlahir sempurna adalah sebuah malapetaka. malapetaka yang siap untuk meledak kapan saja dan dimana saja. diagungkan, dipuja-puja, disanjung, dianggap sebagai sebuah aset yang berharga, ternyata tak semembahagia-kan yang sempat dia duga. justru... ini semua cenderung menyebalkan. __________ "Meskipun aku tidak menginginkan kesempurnaan ini, bukan berarti aku harus disandingkan dengan orang cacat seperti dia!" itu adalah kalimat pertama yang Longshen dengar saat kakinya menginjak istana megah yang selama ini orang-orang idamkan. namun tak seperti mereka, pemuda itu justru lebih merindukan kamar tidurnya daripada harus terjebak bersama pria yang tampaknya, memiliki tabiat dan kebiasaan marah-marah. "Aku juga tidak mau jika harus menikah dengan orang pemarah seperti kau, wahai pangeran." balasan itu bukan hanya mengejutkan Yuan wudi, melainkan seluruh anggota dua keluarga yang saat ini tengah menyaksikan pertengkaran keduanya. "Meskipun kau tidak meminta maaf, tapi aku sudah memutuskan untuk memaafkan ucapan mu barusan. Selain karena aku sudah kebal dengan kata-kata penuh hinaan itu, kebetulan aku juga sudah mengantuk. Jadi, bisa berikan jawabanmu sekarang juga? Cukup dengan berkata, ya atau tidak." "Tidak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines