Kisah Kita

Kisah Kita

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 11, 2020
Aku tidak pernah menyangka kalau ditempat ini menjadikan tempatku bertemu dengannya. Walaupun hanya dengan curi pandang atau melihat dari kejauhan itu bisa membuatku tenang. Aku tahu ini salah tapi aku juga tidak bisa mencegah. Kamu tahu secara tidak sengaja aku pernah menyelipkan namamu diantara untaian doa-doa dalam sujudku. Aku sudah tahu apa konsekuensi yang akan aku terima. Benar-benar ujian dalam keisengan. Apa yang terjadi setelah ini, kebahagiaan ataukah kesulitan. Aku pun tak tahu. Semoga ketidaksengajaan doa ku menjadi kenyataan, meskipun kecil kemungkinan. Safiyah Adzkiya Rofiqoh. ***
All Rights Reserved
#188
pondok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERJUANGAN DOA[END]
  • Kau, Ningku! [TERBIT]
  • Ijbar [Selesai]
  • Cinta Seorang Santri (TERBIT)
  • My Story in Pesantren✔️
  • Gus Dosenku (End)
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • Dia dan Doa
  • KISAH KAU DAN AKU
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]

Hanya cerita sederhana seorang ustadz muda yang ditugaskan oleh kiyai untuk mengajar disebuah pesantren dikota kembang. Niat hati hanya ingin mengajar namun ternyata takdir Allah berkata lain, tubuhnya memang hanya untuk sementara disana tapi tidak dengan hatinya ia menemukan rumah untuk ia berpulang menemukan pelabuhan untuk ia singgah. Seorang gadis cantik dengan seutas kain menutupi wajah cantiknya ia bukan seorang Ning bukan ustazah dan bukan juga seorang santriwati dia hanya seorang gadis yang tinggal didekat pesantren yang diajar oleh ustadz muda itu. Dan mulai dari situ lah perjuangan doa selalu terutas disetiap malamnya menyebut nama orang yang sama yang berhasil merebut hati seorang Raihan Arsyad Habibi ,ustadz muda dengan begitu banyak perestasi nya. ****** "Aku memang tidak begitu peduli kepada mu ,jangan peduli memandang mu saja aku tidak berani ,namun diatas sejadah aku terang-terangan menceritakan dirimu didepan pencipta"~Raihan Arsyad Habibi. •••••••• "Aku memang tidak seberani Khadijah yang menyatakan cinta nya dan bukan juga seperti Fatimah aku hanya mampu menyematkan nama mu disetiap doa ku"~Aulia Fatma azzahra. *******

More details
WpActionLinkContent Guidelines