Ice Heart (On Going)

Ice Heart (On Going)

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 13, 2020
"Karna sampai kapan pun saya tak sudi untuk bersanding dengan wanita sepertimu,dan jangan kamu berfikir bahwa saya akan mencintaimu itu tidak akan pernah terjadi". "Kamu hanya benalu dalam hidup saya,karna kamu saya merasa di kelilingi oleh perasit hidup seperti mu" "Kamu wanita sialan yang sayah pernah temui di dunia ini". Santi hanya bisa menangis sejadi jadi nya di kala mengingat ucapan pria itu. Pria yang selama ini dia puja dan idamkan pria yang dia cintai dan pria yang dia hormati. Namun naas pria itu selalu menganggap bahwa santi hanyalah perasit dalam kehidupannya. Hii gays ini cerita pertama aku loh,maaf yah kalau bahasa nya gak enak sama penulisan nya ambyar amburadul maklum masih nob nieh wkwkwk. Ini murni loh hasil imajinasi aku sama ada kaitan nya kehidupan aku tapi gak sama ceritanya cuma tokoh laki laki nya itu mirip seseorang yang pernah hadir di hidup aku,aduh kok aku jadi curhat dikit boleh kan gays biar kalian tau asal usul ini nih cerita.Aduh pokok nya kalau ada kata kata yang gak enak tau tulisan gak bener boleh coment asal baik baik ajah yah. Peringatan!!!jangan liat cover nya yah,kalau cover nya kurang menarik maaf belum kepikiran bikin cover suka binggung cari cover jadi kalau apapun jangan liat cover tapi lihatlah isinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say You Love Me Too
  • IKATAN TAK TERDUGA [MewGulf]
  • SHIT HAPPENS [RE-PUBLISH]
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • Crazy Love (bxb)
  • Love Is Gone [END] (Proses Revisi Bertahap)
  • psychologycal
  • Atha,That's Her Name (gxg)
  •  Perfect man
  • False Hopes

"Hidup aku berwarna jika ada kamu.. Aku mohon, jangan pergi ya??" Aku melihat sekilas wajahnya yang sendu menatap ku seperti bayi memohon meminta dibelikan mainan. "Gua harus pergi sek... EHH?!" serangan yang sangat tiba tiba, aku terkejut saat ia langsung memelukku erat sembari menangis sesenggukan yang semakin menjadi jadi. "Hah.." Biarlah dia menangis dulu sepuas puasnya dipelukanku, karena usaha yang sia sia juga melepaskan pelukan dari nya. Beberapa detik terjadi keheningan dan tiba tiba pria yang memelukku ini berbicara dengan suara serak nya di telinga ku. "Jangan pergi, kalau Lo ingin menghilang bawa gua juga. Tetapi kalo lo pergi tanpa bawa gua, terpaksa gua buat lo menghilang bersama gua terlebih dahulu" "...." Nita hanya ingin hidup bahagia selepas dari masalah percintaan nya 3 tahun silam. Dia hanya memperkirakan bahwa jika ia tak berjumpa dengan mantan nya itu, Nita akan berhasil melupakannya. Nita dibantu oleh rekan kerjanya untuk membantu melupakan mantan nya dengan memberi dukungan setiap waktu. Namun, mengapa akhir akhir ini Nita merasa perlakuan temannya ini berbeda?? Nita mencoba menggambarkan situasi saat ini namun tak berani bertanya pada pihak temannya. Kalau salah kan malu sendiri, pikir Nita saat itu. Namun, sifat itu semakin di tunjukkan oleh teman Nita saat pertemuan perdana Nita dan mantannya setelah 3 tahun berlalu. Nita tak tau dengan perasaan nya. Dibilang ingin kembali ke mantan nya Nita juga tak mau, lalu juga di sisi lain temannya ini seperti tak mau kehilangan Nita. Diibaratkan melepaskan di luar, menjerat di dalam. #cerita ini tak berkaitan sama sekali dengan kehidupan seseorang, ini asli dari imajinasi author.

More details
WpActionLinkContent Guidelines