Alexcius-Mark Lee

Alexcius-Mark Lee

  • WpView
    Reads 199
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2020
Hanya berawal dari sebuah perjodohan. Membuat sosok gadis berdarah blesteran itu terjebak dalam sebuah kisah rumit bersama pemuda yang amat ia benci. Hingga pada titik terrendah gadis itu lelah dengan perjodohanya,membuat ia memutuskan melupakan semua kenangan kelamnya. Namun apa yang akan terjadi setelahnya?apa tuhan sudah iklas dengan keputusannya?atau justru tuhan mempunyai jalan di sisi yang lain?.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DREAM HOUSE
  • My Yellow - Noren
  • Thirdwheel ; [00 Line + MARK]
  • Ruang Bercerita
  • My Baby Sitter 『YuSion』✔️
  • Naughty boy (TAHAP REVISI)
  • Semesta, Ia Lelah [ Haechan]
  • JEJAK TAKDIR | JAEMREN √
  • When Be Happy? (jaemren)
  • BROKEN

Sinopsis: Na Jaemin, mahasiswa teknik sipil tahun kedua, memilih tinggal di kos demi menjauh dari rumah yang selalu dipenuhi pertengkaran. Sejak kecil, trauma ditinggal orang tua saat lampu padam membuatnya membenci gelap dan kesendirian. Di kos sederhana itu, dia bertemu dengan enam pemuda lain yang menyimpan luka masing-masing. Mark Lee, mahasiswa hukum yang dewasa namun kesepian karena renggangnya hubungan dengan sang adik, Lee Jeno, mahasiswa teknik mesin yang dingin dan menutup diri. Huang Renjun, anak kedokteran yang penuh empati tapi menyimpan luka karena tumbuh di panti asuhan. Haechan, mahasiswa seni musik yang selalu ceria, menyimpan kesedihan yang tak pernah ia tunjukkan. Chenle, mahasiswa bisnis tahun pertama dan anak pemilik kos, selalu jadi penengah yang hangat. Dan Park Jisung, adik kelas yang polos dan hangat, membawa kebahagiaan dengan kasih sayang utuh dari keluarganya. Mereka tinggal bersama, bertumbuh, dan menyembuhkan luka masing-masing melalui tawa, tangis, pertengkaran, dan kehangatan keluarga yang mereka bentuk sendiri. Di balik pintu-pintu kamar yang berbeda, hati-hati mereka mulai menyatu-dan perlahan, Jaemin menemukan bahwa tidak semua rumah harus menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines