QUAIKO
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 21, 2020
Seorang siswa baru saja datang di sekolah Sma Garuda Brawijaya. Banyak siswa siswi yang menanggapi nya dia itu anak yang pintar, dan ganteng. Setalah beberapa bulan dia menetap di sekolah itu dia pun menjadi nakal dan suka bolos sekolah. Walaupun begitu ia tetap memiliki genk yang rupanya teman teman nya juga nakal. Tetapi apa yang akan dia lakukan untuk mengahadapi semuanya? Apakah dia akan lanjut nakal? Atau dia tobat?....
All Rights Reserved
#6
brawijaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Buku 2] Panduan Karakter Figuran Untuk Bertahan Hidup di Manga
  • CERITA SETELAH PERANG (SASUNARU)
  • Jace's New Life [Transmigrasi]
  • NOA (Boypussy)
  • Kehidupan Ketiga Cale Henituse
  • My family is my happiness||ENGLOT
  • Takdir Kedua Aska✅
  • [BL] Buah Ceri Saya Akan Meledak di Kiamat

Bagian 2 [Novel Terjemahan] [NO CP] "Akademi Kemampuan Tak Terbatas" Pada hari pertamanya di Akademi Kemampuan Tak Terbatas, siswa baru Kelas F, Su Bei membangkitkan kemampuan baru. Saat itulah ia menyadari bahwa dunia mereka sebenarnya adalah sebuah manga. Dan protagonis dari manga ini adalah teman sekelasnya, Jiang Tianming. Namun, itu bukan inti ceritanya. Inti ceritanya adalah bahwa di bab selanjutnya dari manga ini, dia, Su Bei, ditakdirkan untuk mati secara tragis di kamar kecil! Peristiwa ini akan menjadi awal dari tantangan pertama sang tokoh utama di akademi kemampuan. Su Bei: ... Satu-satunya kabar baik adalah bab manga ini belum diterbitkan. Dia dapat mengubah jalan cerita dan menyelamatkan dirinya dari nasib buruk melalui tindakannya. Seperti diketahui semua orang, berteman dengan tokoh utama tidak menjamin terhindar dari kematian yang ditimbulkan oleh alur cerita, tetapi menjadi musuh tokoh utama sudah pasti akan mengakibatkan kekalahan di tangan tokoh utama. Di bawah terik matahari, bocah berambut emas itu tersenyum sembarangan, namun ada sedikit kesungguhan di mata ungunya. "Menyambutmu atas nama takdir, orang yang paling tidak beruntung dari yang paling tidak beruntung di generasi ini~"

More details
WpActionLinkContent Guidelines