Haji Di Padang Pasir

Haji Di Padang Pasir

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2020
"Ibu! Bertahanlah! Sebentar lagi kita akan sampai!" ========= Sebuah pesawat yang mengangkut jemaah haji menuju ke Mekah harus dihadapkan pada sebuah bencana. Pesawat mengalami kerusakan mesin yang sangat parah. Ketika akan mendarat darurat, sebuah fenomena alam muncul. Sebuah badai menghantam pesawat itu. Kemudian terpecah menjadi beberapa bagian dan jatuh terpisah. Rayyan dan ibunya serta beberapa penumpang lainnya selamat. Akan tetapi, mereka berada ditengah Padang pasir yang asing. Ada dua keputusan yang sedang menunggu. Tetap berada di puing pesawat sambil menunggu bala bantuan datang atau berjalan melewati Padang pasir yang panas. Pilihan mana yang akan mereka ambil? Persediaan semakin menipis dan waktu terus berjalan. Haji Di Padang Pasir
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Legatha [END]
  • Blurred Lines
  • NECROPOLIS
  • Eccedentesiast | Jay Enhypen
  • Kemana Arah Pulang?
  • Awal Pertemuan Rainah
  • Love For Khaizam
  • Rahasia Di Balik Kegelapan (Hutan Pembantaian) #TAMAT

[FOLLOW SEBELUM BACA] ............ "Hujan, mending lo pulang." "Kamu siapa?" tanya Agatha yang memang tidak mengenali lelaki itu. Lelaki itu melihat tangan Agatha yang berdarah dan sudah pasti karena sayatan benda tajam. "Mau mati lo? Kenapa nggak sekalian aja loncat dari gedung yang tinggi?" "Siapa yang mau mati? Gatha masih pengen hidup kok," jawab Agatha yang masih duduk di pinggir jalan. "Abis diputusin cowok? Cih dasar cewek nggak ada otak!" "Siapa juga yang diputusin? Dasar cowok sok tahu!" balas Agatha lalu berdiri. "Terus? Itu apa?" tanyanya sambil menarik tangan Agatha, lalu lelaki itu pun membaca ukiran yang ada di lengan gadis itu. "Bajingan." Agatha pun langsung menarik tangannya kembali. "I-ini bukan apa-apa, nggak ada sangkut pautnya sama diputusin." jawab Agatha cepat. Selang beberapa detik angin malam menerpa tubuhnya yang mungil, hingga membuat gadis itu kedinginan dan langsung memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. "Ikut gue." Kira-kira Agatha mau dibawa ke mana yaa?? Dan siapa lelaki itu?? Mau tahu?? Ayo lanjut baca!! ⚠️ Cerita ini mengandung unsur kekerasan dan kata-kata kasar. ⚠️ Tiru yang baiknya aja, yang buruk jangan ditiru yes.

More details
WpActionLinkContent Guidelines