Come and Save me Love

Come and Save me Love

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Apr 18, 2020
Sebelum senja menutup diri, aku sadar bahwa merekah senyuman hangatmu di hadapku menjadikan hidupku penuh makna. Aku bersyukur tuhan telah pertemukan kita dengan semua rasa yang terpendam. Namun rasanya naif jika aku hanya bayang-bayang paling semu ---------- Ar rasyad mateen namanya di takdirkan lahir di bumi untuk menjadi damai bagi negerinya. Panutan , cinta dan kekuasaan menjadi tanggung jawabnya. Sosok yang harus menjadi garda terdepan. Namun apalah takdir itu membawanya dalam laksana kata 'wajib'. Dalam hatinya merikuh , meriuh, berisik , ombak , dan tenggelam dalam bayang kata normal. Lahir dengan cinta dan cintanya yang memisahkan hatinya. Butuh kapal untuk menjadikan pelabuhan ketentramannya. Mencari jiwa separuhnya menjadi tanda tanya. Dengan segala berlikuk , kesana kemari menyadari disini ada yang kutemukan dalam jiwa ? ----- Putri yang secantik bunga yang selalu dalam lindungan tuhan menjadi arti nama kehidupan bagi wanita paras nan elok dipandang yakni hanna hafizah . Tangguh memang , di seret , meliuk , kemudian bangkit lagi menjadi jalan yang ia laluii . Bukan perkara mudah baginya disini sekarang. Antara hati yang rapuh dan butuhnya sandran tak mampu ia halau dan tak penting baginya. Terdalam memang ada yang menjadi eluannya , tapi apa daya masa esok menjadi begitu bermakna dalam hidupnya. Tetapi bagaimana Ketika hadir dalam perjalannya ada laksana nahkoda menggempurkan hidupnya . Sanggupkah ia menjalkan cerita berikutnya ( ? )
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 10. Saktah
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • The Veil of the Elf Prince [ON GOING]
  • Aslan, Are you my last love?
  • Prince or Princess (DALAM PROSES REVISI)
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • My Bromance [18+] End
  • Narasi patah hati

"Belajar apa hari ini Gus, dengan anak-anak?" "Tajwid. Anak-anak belajar Bacaan istimewa dalam al quran, bacaan gharib." "Kenapa membaca al quran harus dengan tajwid, Gus?" "Perintah Allah. Agar kita menjaga kemurnian Al quran, melafadzkan sesuai hak-hak hurufnya dan menjaga lisan agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan terjerumus perbuatan dosa." jawab seorang pria yang dipanggil Gus. Si Wanita yang bertanya tadi tersenyum simpul. "Sepertinya Gus, Perjalanan kisah kita akan serupa dengan salah satu makna bacaan gharib. Yaitu saktah. agar kita sama-sama menjaga kemurnian hati, menjaga hak-hak pribadi kita dan agar kita terhindar dari perbuatan dosa." Pria itu terdiam mencerna ucapan wanita yang duduk di seberangnya. "Saktah?" tanyanya dan Sang Wanita mengangguk. "Iya. Saktah. Aku yakin Gus lebih paham makna saktah. Kita perlu memberi jeda, berhenti sejenak, menekan ego kita sambil memikirkan apakah kita ini benar-benar yang terbaik untuk satu sama lain, setelah itu kembali kita teruskan." jelas Si wanita dan langsung beranjak dari tempat itu. Sang Pria masih duduk sembari menatap kepergian wanita yang pernah ingin dia nikahi. Senyum tipis tercetak di wajahnya, di tengah keramaian kota itu dia bergumam sendiri, "Kamu lupa, jika menemui tanda saktah, bukan hanya harus memberi jeda tapi juga harus menahan napas. Aku belum tau seberapa lama kemampuan manusia bisa menahan napas. Doaku, kamu segera kembali atau aku akan kehabisan napas karena terlalu lama mengamalkan saktah.".

More details
WpActionLinkContent Guidelines