EMPTY
  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jun 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kosong... Hampa... Hanya itu yang di rasakannya di dalam ruangan putih ini, tangannya sibuk menghias dinding dinding putih rumah sakit itu dengan coretan tangan mungil nya. Kosong... Hampa... Rasanya 2 kata itu belum cukup untuk menggambarkan kekosongan di hati, di hidup, dan di matanya. "Adelyn, maaf. Gue terlambat" ~Dafa Alexander INFO! Dalam cerita gue ini kalian nggk akan nemuin yang namanya romance!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Depression [Sad Story]√
  • Side Chick ✅️
  • Diary Zofanya
  • Tenggelam Dalam Dasar [END]
  • SOLITUDES
  • Rayhan dirgantara [End]
  • Halayacrep
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Derena
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines