Aku Yang Lugu

Aku Yang Lugu

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2020
"Aku duduk paling depan, terus kalau ngantuk enggak bisa tidur, takut diomelin". cerocos Rara . pasalnya dirinya menduduki posisi paling depan. tidak ada Murid yang ingin duduk paling depan. sudah takdirnya ia duduk paling depan, dan dirinya harus melawan kantuk agar tidak kepergok oleh guru jika dirinya tidur dikelas. "enggak boleh gitu ah, kakak juga duduk paling depan kok". ucap Faisal tersenyum sambil mengacak-acak pucuk kepala Rara. gadisnya ini sangat lucu , sifat kekanak-kanakan nya yang membuat dirinya jatuh cinta pada gadisnya ini. "ya sudah, sebelum belajar minum kopi dulu biar tidak ngantuk dikelas". timpal Faisal sedikit terkekeh "enggak ah, kopi kan pahit , aku enggak suka". jawab Rara bergidik ngeri, sudah dibayangkan jika dirinya meminum kopi yang terasa pahit. "kalau gitu tambahin gula , biar manis".ucap Faisal tersenyum. "jangan tambahin gula kak, nanti bisa diabetes, lihat aku aja udah manis kok". ujar Rara terkekeh dengan percaya diri. ia mengatakan itu agar kak Faisal nya ini merasa tergombali, nyatanya dirinya tidak bisa menggombal. lucu! "iya deh iya kamu manis kaya gula". ucap Faisal dengan sedikit menggombal. dirinya ingin tahu apakah gadisnya ini merasa baper atau tidak. blussh Rara tertunduk malu. pipinya sekarang sudah seperti buah tomat , sangatlah merah. aduh kamu ini lucu banget sih sayang. batin Faisal terkekeh geli
All Rights Reserved
#130
childish
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adka Is BABY [FemDom]
  • Natto dan Perjodohannya
  • Sudut pandang (felisha)
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • REGARA(On going)
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Farel Dan Bella
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • VAGALDARA [TERBIT]

ᴄʜɪʟᴅɪsʜ ʙᴏʏ sᴛᴏʀʏ 𝟸 Adka Frederick itu : -Manja -Cengeng -Pintar -Ceria -Sok keras -Lucu dan tampan -Bayik gede! Sebaliknya Natasyan Karla itu : -Dominan -Keren -Mandiri -Pintar -Cantik -Suka jahilin Adka! __________ "Karla~ aku pinjam bahunya sebentar~" Adka merengek manja, matanya luyu dan beberapa kali mengedip. "Buat apa?" Adka tersenyum manis walau dengan mata yang sudah mengantuk. "Aku kepengen bobok... boleh ya?" Matanya memelas. Karla menggelengkan kepalanya tanda tak mengizinkan. "Ngg... Kenapa?" Karla hanya diam tanpa menjawab. Ia menampilkan wajah datar dan menyeramkan. Membuat lelaki di sampingnya itu menciut. "Karla, aku ngantuk tau!" Sedih banget dirinya di tolak begini. "Kamu bisa sandaran di bahu mami Ila." "Gak mau!" "Yasudah, jangan bobok kalo gitu." "Karla~" "Naon sih?" "Sandaran yaa? Boleh kan? Boleh dong!" Lelaki itu segera memeluk bahu sempit milik Karla dan bersandar di sana sembari memejamkan mata. "Apa sih peluk-peluk gini? Sesek tau!" "Bodo amat, tau! Adka tuh mau bobok! Karla diem aja deh." Pada akhirnya Karla hanya bisa pasrah. Punya pacar manja sok keras kayak Adka memang melelahkan, namun sikapnya itu lah yang membuat Karla nyaman dan ingin menjahili Adka terus-menerus. Eh, gimana ya kalo Adka di jahilin dengan embel-embel kata putus? Seru deh pasti!

More details
WpActionLinkContent Guidelines