CALISTA'S

CALISTA'S

  • WpView
    LECTURAS 843
  • WpVote
    Votos 48
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 26, 2022
Calista, gadis bar-bar yang terkadang membuat guru-guru mengelus dada akibat tingkahnya. Gadis berisik dan menyebalkan. Gadis yang menantikan pertemuan dengan teman semasa kecilnya yang terpisah 8 tahun silam. Hingga suatu saat dia kembali. "Aku benar-benar merindukan Princess kecilku." Laki-laki itu menatap lekat manik mata Calista. "Tapi, di saat aku kembali, begini balasan yang kuterima dari seseorang yang sangat kurindukan," lanjutnya. PROSES REVISI
Todos los derechos reservados
#659
literasi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Villainess Illusion
  • TRAP!
  • ALFHALETT
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Lose You!
  • LINE OF DESTINY
  • KaleZa
  • DIA ANEH

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido