Keteguhan cinta ternilai pada ketulusan mencintai.
Menunggu sebuah kepastian karena mimpi , membuat Tara harus menunggu dengan ketidakpastian . Apakah dia akan terus menunggu tanpa jawaban ? atau meninggalkan dan merelakan cinta selama ini musnah begitu saja?. Tara bingung atas hal ini , sedangkan kedua orang tuanya berniat menjodohkannya dengan seorang GUS , Tara benar2 tidak mengerti semua ini , hingga Tara ingin ....... Farzan segera kembali untuknya.
Afiza Nur Zahra, seorang santri yang sangat mengagumi Gus nya, Muhammad Aidan Ghazanfar. Putra dari seorang kyai besar pemilik pondok pesantren Al-Hamid. Gus muda yang paham agama dan cuek terhadap lawan jenis.
Namun, seiring berjalannya waktu perasaan kagum telah berubah menjadi cinta. Tak heran jika banyak juga santri yang dibuat kagum oleh akhlak serta pemahamannya tentang agama.
Tak ada yang bisa Afiza lakukan selain merayu Rabb nya di sepertiga malam.
Akan kah doa Afiza yang bertarung di langit menjadi pemenangnya?
{ Penasaran dengan kisahnya?
Gass langsung baca yukkk }
♡HAPPY READING♡
Note : Cerita ini hanyalah fiktif belaka.
Ini cerita pertamaku dan murni hasil dari imajinasi sendiri, apabila masih banyak kesalahan dalam hal menulis mohon di maklumi yaa hehe.
JANGAN LUPA FOLLOW DULU SEBELUM BACA
⚠DILARANG PLAGIAT⚠