Segenggam Pena & Secarik Kertas

Segenggam Pena & Secarik Kertas

  • WpView
    LECTURAS 159
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 15, 2020
Seperti gelombang, beginilah rentetan album kehidupan wanita bernama Sherlyna Gilsha Humairaa yang menghabiskan kisah berbalut kelambu. Potret demi potret pun terpapar. Menjalani perjalanannya untuk mewujudkan mimpi sebagai seorang penulis terkenal dengan berbagai hantaman semesta yang terus mengundang putus asa. Tapi tembok semangatnya takkan luruh dengan mudah. Bersama ke-tiga sahabat serta ke-dua sayap hidupnya mewarnai hari-hari, melukis goresan-goresan baru dalam album. Sampai kata 'pisah' yang abadi menjadi tragedi. Kira-kira bagaimana jalan cerita hidupnya ? Akankah dia sanggup menampa segala kendala dan terus maju menggapai mimpi ? *** ©13 april 2020 Ditulis oleh SabrinaFaza Follow, read, comment, vote, and share-!
Todos los derechos reservados
#406
pena
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Imam untuk Gladysa✓
  • ZANNETA
  • JAM 3 SORE
  • Al Fahri
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • SECOND CHANCE
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • Mihrob (On Going)

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido