Brokenheart Syndrome [END]

Brokenheart Syndrome [END]

  • WpView
    LECTURES 36,376
  • WpVote
    Votes 3,607
  • WpPart
    Chapitres 51
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juil. 5, 2020
Aileen Claretta. Seorang gadis yang menderita Brokenheart Syndrome sejak ia berumur empat belas tahun. Tak ada satu pun yang tau tentang itu. Aileen menyimpan semua sendiri. Terkadang, ia hanya membagi hal tersebut pada cahaya bulan yang seringkali terlihat meneranginya. Lalu Gian datang. Bukan sosok lelaki dingin, hanya saja datar dan kurang peduli. Hidupnya hanya seputar keluarga dan kelas yang kebetulan menjadi tanggung jawabnya. Suatu hari, ia mendengar suara tangisan seorang gadis. Entah takdir atau kebetulan, saat itu Tuhan mendadak mengembalikan kepedulian Gian yang sempat hilang. Kepedulian yang akhirnya kembali pada satu orang, Aileen Claretta. Bahkan pada saat itu, Gian belum mengenal Aileen sama sekali. Lalu, apa sebenarnya rencana Tuhan? {Complete} Hasil karya sendiri, harap tidak mengklaim atau meniru.
Tous Droits Réservés
#273
seulgi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Friendship In Love
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Semu [Completed]
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • Starlight (Sudah Terbit)
  • SELF LOVE
  • RAJAWALI
  • DRABIA [END]
  • DAVARA

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu