Menjadi Istrimu

Menjadi Istrimu

  • WpView
    Reads 815,204
  • WpVote
    Votes 19,823
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 5, 2021
Pliss ini 21++, yang di bawah umur tolong ya:" Naraya Zulkarnain (17 tahun) Entah suatu kesialan atau keberuntungan hal yang dialami Aya malam itu. Malam di mana ia dinikahkan secara paksa dan mendadak karena kesalahpahaman semata. Dan lagi, ia menikah dengan mantan suami kakaknya sekaligus gurunya. Daffa Hadi Prasojo (28 tahun) Daffa seorang duda yang baru 2 bulan menyandang gelar dudanya, harus menikah dengan mantan adik iparnya yang masih duduk di bangku SMA tingkat akhir. Terlebih lagi, mereka menikah karena kesalahpahaman!! Mampukah Aya menjadi istri bagi Daffa? Mampukah Daffa melupakan mendiang istrinya dan menjalani bahtera rumah tangga baru bersama mantan adik iparnya?
All Rights Reserved
#14
adikipar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Marrytime ✓
  • Duda Lebih Menggoda (END)
  • The Brides
  • Terjebak Bersamamu [TAMAT] REPOST
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Mengejar Cinta Suami Dingin [TAMAT]
  • Call It Fate, Call It Karma (Complete)
  • Peran Ayah Pengganti

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines