Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Hey Alan!

Hey Alan!

  • WpView
    MGA BUMASA 50
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, May 5, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsremaja
"Udah deh,mendingan lo move on!!" Ucap Sabrina dengan raut wajah kesal. "Tapi... gue masih punya perasaan ke dia." Naya menundukkan kepalanya. "Halah! perasaan, lo pikir dia mikirin perasaan Lo?! Enggak kan." Sabrina berbicara dengan nada tinggi agar bisa meyakinkan sahabatnya. "Iya deh Sab." "Oke sekarang gue bakalan kenalin lo sama seseorang yang tipenya pasti lo banget." Naya mengerutkan keningnya. "Tipe gue gimana maksudnya??" penasaran sama kelanjutannya? yuk langsung dibaca! :)
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Rumah Tanpa Atap
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • My Friend Is My Strength
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • Naufal
  • KIARA [END]
  • Felicity [On Going]
  • Amor Eterno
  • Arsyilazka
  • BAPER [COMPLETED]

Dua orang dengan latar belakang berbeda namun, dipertemukan untuk saling melengkapi.sikap Hana setelah hijrah dari masa lalunya banyak menginjak bebatuan kehidupan. Suatu saat Hana sedang terbaring lemas setelah dibuli oleh temannya.Disaat terbaring lemas di atas kasur seorang perempuan masuk.Percakapan pun berlangsung tapi setelahnya dia langsung membekap hidung dan mulut Hana. Leo yang melihatnya langsung menegur dan dengan cepat perempuan itu mengadu kepala Leo dengan piring kecil.Suara di kepala Leo selepasnya hening.Cepat-cepat dia harus bangun dari sakitnya.Melihat Hana yang sedang terengah-engah memancing simpati Leo dan mengurungkan niat untuk mengejar cewek itu. "Lu enggak apa-apa kan?" "Enggak,aku baik-baik aja"dengan napas yang terengah-engah. "Lu ngomong baik-baik aja!?"timpal Leo yang gak ngerti cara pikir Hana.Padahal baru saja dia dibekap dengan bantal.Kalau saja Leo enggak datang atau terlambat mungkin Hana hanya tinggal badan saja Gimana cerita lanjutnya?mari baca kisah mereka di sini.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman