Di kota kecil yang tenang, di mana hari-hari bergulir pelan seperti air di sungai yang malas mengalir, Lee Haera melewati waktunya di antara wangi bunga dan kesunyian.
Namun kesunyian itu mulai berubah ketika dua wajah-masing-masing membawa musimnya sendiri-datang kembali dari masa yang berbeda.
Langkah mereka tak sama, satu datang dengan hangat yang pelan-pelan mengisi ruang, seperti sinar matahari yang menembus jendela di pagi hari.
Yang lain hadir dengan tenang, membawa kesejukan yang membuat hati ingin diam lebih lama.
Kehadiran mereka membuat Haera, yang dulu pendiam dan menutup diri, mulai tertawa lagi... meski cara bahagianya berbeda, tergantung siapa yang ada di sisinya.
Angin membawa aroma yang ia kenal, namun tak sepenuhnya sama. Haera bertanya dalam hati, 'apakah suhu ini akan bertahan, atau hilang bersama musim berikutnya?'
How is the Temperature?
Copyright by Aji Coco 2020
Remake story!!!
Original story by @imyour_jie
•••••
Hiraeth memiliki arti yakni kerinduan atau keinginan yang tulus dari rasa penyesalan.
Penyesalan yang tak berujung bagi Mark Lee untuk seorang pria cantik yang sudah ia hancurkan masa depannya. Bukan hanya itu Mark juga menanamkan rasa takut dan depresi pada pria cantik itu.
Mark benar benar menyesal, ia menginginkan Haechan dan juga putranya untuk dirinya sendiri. Tapi satu hal yang fatal Mark berikan tidak lah mudah untuk Haechan menerima kehadiran Mark begitu saja.
Ada banyak ketakutan, kesakitan dan trauma hebat di hati Haechan untuk Mark.
Hanya author sang pemegang takdir di cerita ini, apakah bisa membuat Mark dan Haechan bersatu atau hanya ada kesakitan untuk keduanya.
___________
Publish: Rabu,21Jan2024