Dehan : Help Me

Dehan : Help Me

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2020
Seorang pemuda yang tidak menyukai adiknya dan tidak akan pernah menganggap ibu tiri sebagai ibunya. Menjadi pemimpin dan mempertahankan perusahaan yang tidak akan digantikan oleh siapapun. Selalu mempercayai orang-orang yang tidak seharusnya dipercayai yang membuat kebaikan tersingkirkan.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#32
kekejaman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laporan Untuk Tuan Menyebalkan!
  • Tied To Marriage
  • suara Hati Anak Tiri
  • Adik Tiriku Bersikeras Bertukar Pernikahan Denganku
  • BENCI DALAM DOA
  • Menjadi Ibu Tiri Protagonis dari Protagonis Laki-Laki
  • Langit Kelabu Milik Ara

Bagi Keira, tidak ada yang lebih menyebalkan daripada Adrian-musuh bebuyutannya sejak SMA hingga kuliah. Mereka selalu bersaing dalam segala hal, dari nilai akademik, lomba debat, hingga siapa yang lebih dulu menyelesaikan tugas dengan sempurna. Setelah lulus, Keira pikir persaingan itu sudah berakhir. Ternyata, ia salah besar. Saat diterima di perusahaan impiannya, Keira tidak menyangka akan bertemu lagi dengan Adrian-kali ini sebagai bosnya. Dan seperti yang diduga, pria itu masih sama menyebalkannya seperti dulu. Seolah sengaja memperumit pekerjaannya, Adrian terus memberinya tugas-tugas sulit, tenggat waktu yang mepet, dan rapat-rapat yang selalu dipenuhi sindiran halus. Namun, Keira bukan tipe yang mudah menyerah. Jika Adrian mengira dia bisa mengendalikan segalanya, dia salah besar. Dari saling adu strategi hingga persaingan diam-diam di kantor, keduanya kembali terjebak dalam rivalitas yang seharusnya sudah berakhir bertahun-tahun lalu. Tapi kali ini, ada lebih banyak yang dipertaruhkan-bukan hanya ego, tapi juga karier dan reputasi mereka. Sebuah kisah penuh adu kecerdasan, ambisi, dan momen-momen tak terduga. Karena bagi Keira, menyerah bukanlah pilihan-terutama jika lawannya adalah Tuan Menyebalkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines