After that, we never meet again.
  • Reads 203
  • Votes 34
  • Parts 6
  • Reads 203
  • Votes 34
  • Parts 6
Ongoing, First published Apr 13, 2020
Bagaimana jika hal yang sudah berdiri tegak selama bertahun - tahun runtuh begitu saja? 

Tidak ada yang bisa menduganya bukan?

Ini adalah kisah mereka, semakin berkembang menjadi dewasa banyak hal yang terjadi. Perdebatan, keegoisan, rasa takut, kesedihan, dan penyesalan. Semua terjadi begitu saja, bagai ombak yang menghempas pasir.
.


.
-Penasaran?
Kuy baca >:3 boleh kali kak kasih voment buat cerita ini hwehe
.


Story by mocalien_yue
Chara by Tomone23
Story Place in japan
Cover from Game Girls' Frontline
.

Start : 1 May 2020
All Rights Reserved
Sign up to add After that, we never meet again. to your library and receive updates
or
#202baku
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
PEONY - Antagonist's Sex Slave cover
I'm Stuck on a Remote Island With the Male Leads cover
10 years waiting [ ON GOING ] cover
Ibu Antagonis cover
TRANSMIGRASI SANG KETUA cover
ROSALINE - I will be The Real Antagonist cover
JOANA, SHE IS AN EXTRAS  cover
꒯꒤꒯�ꋬ 𝐀𝐧𝐭𝐚𝐠𝐨𝐧𝐢𝐬 (On Going)  cover
I'm Not A Villainess cover
Taming The Duke Redflag cover

PEONY - Antagonist's Sex Slave

49 parts Ongoing

Dalam novel dewasa berjudul Aggressive, Peony adalah tokoh figuran dan 'mainan ranjang' sang antagonis gila sekaligus second male lead; Kaisar Khezar. Di awal cerita, Peony mati dibunuh Kaisar dalam keadaan mengandung buah hati mereka. Peony, yang namanya sama dengan tokoh tersebut, hidup kembali sebagai Peony dalam novel Aggressive dan memilih untuk mati lebih awal daripada harus menjadi budak Kaisar yang ujung-ujungnya akan tetap mati juga. Hanya saja Peony takut bunuh diri sehingga yang dia lakukan adalah mengganggu Kaisar Khezar agar Kaisar marah dan langsung membunuhnya. Tapi ..., "Yang Mulia, tolong bunuh aku!" teriak Peony. "Bunuh saja aku!" "Apa kau bilang? Cium?" Kembali Khezar mendaratkan ciuman singkat di bibir Peony setelah beberapa ciuman sebelumnya. "Sudah. Mau lagi, hm?" Bukankah Kaisar Khezar benar-benar gila? @kandthinkabout