JANGAN REDUP

JANGAN REDUP

  • WpView
    Leituras 74
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, abr 18, 2020
WpInfo
Não Ficção
Tagsdibaa
Rutinitas setiap orang berbeda-beda,apalagi hari Minggu,bagi siswa,minggu adalah waktu istirahat,bagi anak kuliah adalah waktu untuk bermain,kencan,atau nonton di kos sampai malam,semua sangat menikmati hari Minggu "Gimana nnti sore? jadi kan? martabak coklat ?" tanya Ahra lewat telpon genggam nya "jadi dong Ra,jam 4.30 P.M ya,gak pake lama loh" jawab Deni "yaudah,nanti ajak Alif ya,dia juga katanya mau coba martabak coklat,datang nya jangan lupa bawa perlengkapan ya,okay,aku siap siap dulu Den" Ahra menutup telepon martabak coklat sebenarnya hanya sebatas sebutan manis di tengah keramaian orang,mereka tidak mau martabak coklat kesukaan mereka menjadi rebutan sembarang orang,dan Yanti,salah satu teman Deni sangat ingin menikmati martabak coklat
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Menghitung Hujan (Markhyuck)
  • Menjemput Tulang Rusuk
  • Perihal Sandwich(End)
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Cewek Agresif VS Cowok Polos (TAMAT)

"Aga, lo tau gak sih, otak gue lagi error kayak nya!" "Tuh kan, harusnya lo update software, bukan ngedate sama gue!" "Zan, kenapa lo gak pernah bawa jaket atau payung gitu pas hujan?" "Gue percaya sama air hujan, Ai. Dia nyuci dosa gue, bukan jaket gue." "Lo gak akan pernah bisa ngerti Aira seperti yang gue lakuin, Zan! Dia butuh lebih dari teman!" "Kalo lo peduli, kenapa lo selalu menghilang saat dia butuh? Dia butuh laki-laki, bukan bocah yang takut ambil resiko kayak lo, Ga!!" "Awalnya, Aira hanya butuh sebuah tumpangan untuk pulang ke rumah. Tidak ada yang menduga, permintaan kecil itu bisa mengubah segalanya. Aga, laki-laki humoris yang selama ini cuma sekadar teman satu sekolah, tiba-tiba muncul di hidup Aira saat semuanya terasa berantakan. Setelah putus dari pacarnya, Aira terjebak di tengah permainan perasaan yang rumit. Aga yang datang dengan candaannya, dan Farzan, memilih. Tapi, apa jadinya kalau pertemanan, cinta, dan hati yang rapuh saling berbenturan?" 07-10-24

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo