Ketika Diri ini Goyah

Ketika Diri ini Goyah

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 13, 2020
30 Januari 2014 Mungkin tidak ada yang bisa tau 
 Mungkin orang lain yang melihat tak pernah tau 
Mungkin diri sendiri juga tidak tau Sesuatu yang menggoyahkan karena apa 
karena keadaan atau sudah keadaan 
Apa yang engkau cari wahai diri Apa yang engkau tuju wahai ego 
 Apa yang engkau percayakan pada Tuhan mu, ketika engkau tak menilai sesuatu 
untuk diri mu, untuk perbuatan mu 
Hingga engkau rasa tak lebih baik hidup yang engkau jalani dari orang-orang yang kau lihat 
Secarik kertas ku toreh dengan tinta emas, 
Secarik kertas ku torehkan lagi dengan tinta hitam, 
Secarik kertas ku torehkan kembali pada tinta merah, biru,hijau, kuning, jingga. 
Tidak lagi tinta yang ku toreh pd kertas
Hingga kertas menjadi kosong dengan warna Tak lagi ku lihat kertas berwarna warni dalam warna
 Kosong .. Tapi masih tetap ada warna Warna kertas yang ku lihat Yang tlah berubah warna atau telah beraneka warna walau tanpa tulisan, tanpa torehan tinta Yang mana warna mula kertas? 
 Berfikir pada keilmuan 
 Mengaitkan dalam olahan 
 Menerima saja pada nyata 

Inikah satu kertas 
yang terhampar ku biarkan 
Atau kan ku toreh 
 Atau ia tinta yg menoreh 

 Pada waktu 
 Pada perjalanan 
 Pada kata 
 Pada diam 
Hanya yg di lihat Hanya yg terlihat 

Nyatalah waktu
All Rights Reserved
#113
kertas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Bulan Berkisah [SUDAH TERBIT]
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Setelah Langit Berbisik
  • Satu Bait Tentang Hidup

Lelaki Berdada Kita mesti tetap berjalan lurus ke depan Walau kiri dan kanan ada yang berkicau tajam Biarlah mereka sebut kita 'manusia edan' dan sejenisnya Karena inilah kita kita yang tercipta dalam wujud yang salah Diluar sana begitu banyak tanda tanya dari mereka Yang tak penting untuk kita jawab dan percuma 'tuk kita jawab Biarlah mereka sibuk dengan seribu pikiran miring tentang kita Biarlah mereka kalang kabut mencari keganjilan dalam hidup kita Kita tetap disini mengulum senyum menelan kepahitan mengasah asa Terimalah kenyataan maknai segala kekurangan Jangan menggidik takut dan menciut pasrah akan karma Disana ada cinta yang haram 'tuk kita telusuri lebih dalam Hembuskan nafas buka mata batinmu dan lihatlah didepanmu Ada seribu 'wanita' untuk kita lengkapi hidup dan jiwanya Yakinlah diantara wanita itu ada satu belahan hati kita yang hilang Acuhkan apa kata mereka yang sejak tadi berkicau laknat Karena nantinya mereka pasti akan menggigit lidahnya sendiri Memang benar Tuhan pun sepihak dengan mereka Memang benar Tuhan pun menangisi keadaan kita Tapi ketahuilah bahwa kita telah tercipta sebagai manusia terindah Manusia yang terilhami oleh cinta gila manusia yang ingin kusebut Sebagai LELAKI BERDADA !!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines