Story Kim

Story Kim

  • WpView
    Reads 396
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2020
"Dayang choi..aku memang tidak berguna hiks..hiks..", "Tidak nona kim,anda tidak seperti itu", "Aku harus mengakhiri semua ini dayang choi", "Nona.." Bagaimana seorang gadis dari masa depan kembali pada zaman beratus ratus tahun lalu, dalam sebuah tubuh gadis yang bunuh diri karena keputus asaan? Cerita ini sama sekali tidak mengandung unsur sejarah. Ini cerita fiktif dari penulis. Jadi,sama sekali tidak nyata. Maaf kalau ceritanya jelek, karena saya masih pemula hehehehe.....😁😁 Semua gambar saya dapat dari pinterest
All Rights Reserved
#196
fiktif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • BACKWARDS (spartace ff)
  • Cheos Sarang
  • Don't  Fall  For  The  Golden  Boy  (DAENGSUNG/MYUNGNYANGZ)
  • My Toxic Stupid Husband
  • Unclear Love  ||𝐑𝐢𝐧𝐝𝐨𝐮||
  • Immortal Classic [Joseon Fiction] -COMPLETE-
  • Have We Met Before / 우리 만난 적 있나요 [Joseon Fiction]
  • TIME TRAVEL:Timeless Love (END)

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines