Delha n Anggara

Delha n Anggara

  • WpView
    Reads 325
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta itu memang satu rasa yang sulit didefinisikan, sulit diprediksikan, dan sulit pula untuk diterka. Seperti layaknya manusia normal lainnya, kini aku terjebak dengan sebuah perasaan yang kian hari kian menggerogoti dadaku hingga terasa sesak. Rasa yang tak pernah bisa kuungkapkan dengan kata-kata kepadamu, seseorang yang telah membuatku terperangkap dengan rasa ini. Adakah jalan bagiku untuk mempertemukan rasa ini denganmu? Kuharap tak hanya sebatas harapan. Hingga kini aku hanya bisa memendam perasaan ini, ditemani berbagai warna-warni rasa rindu yang terus hadir menghampiriku. Akankah kau juga merasakan rasa yang sama denganku? Kuharap kaupun rasa. Rasanya tidak adil saja bila hanya aku saja yang merasakan ini semua, mengagumi, jatuh,dan mencinta sendirian. Namun, aku sadar, beginilah resiko dari mencintai dalam diam. Aku hanya perlu menunggu, bila mana waktunya telah tiba untukku menggenggammu atau mungkin melepasmu.
All Rights Reserved
#93
romancestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • You're Here, But Not For Me
  • Sekali Lagi (End)
  • jangan percaya seseorang
  • Layung
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • flashback~

"Cinta ini salah," suaranya bergetar, hampir tenggelam dalam gemuruh ombak kecil. Namun, cinta di matanya tak bisa dipadamkan. "Tapi aku tak bisa berhenti mencintaimu," jawab yang lain, dengan desahan putus asa, seperti seseorang yang sudah lama terjebak dalam dilema yang tak berujung. Mereka saling menatap, kedua hati yang dulu begitu yakin kini dipenuhi ketidakpastian. Rahasia yang mereka temukan terlalu berat untuk diterima. Setiap kenangan yang mereka ciptakan bersama kini terasa terkotori oleh satu kebenaran yang tak terhindarkan, mereka terhubung bukan hanya oleh cinta, tetapi juga oleh darah yang sama. Ibu yang selama ini mereka kira jauh dari kehidupan masing-masing, ternyata adalah satu orang yang sama. "Apa yang harus kita lakukan sekarang?" bisik salah satu dari mereka, suaranya pecah, penuh dengan ketakutan yang tak bisa disembunyikan. Yang lain terdiam, menunduk, terlalu sakit untuk menjawab. Semua rencana, semua harapan, kini terasa sia-sia. Tak ada jalan keluar dari kenyataan ini. Cinta mereka, yang dulunya penuh harapan, kini berubah menjadi beban yang tak terelakkan. Namun, meski kenyataan itu begitu pahit, perasaan di antara mereka tetap ada, mendesak untuk diakui. Bagaimana mereka bisa terus mencintai ketika darah yang sama mengalir di nadi mereka? Malam itu adalah awal dari perpisahan yang tak terelakkan. Takdir telah memisahkan mereka sebelum mereka sempat benar-benar bersama. Dalam keheningan malam, cinta mereka terbungkus oleh bayangan kelam, menyisakan hanya jejak air mata dan hati yang hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines