Story cover for Why Him? by Naraa_95
Why Him?
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 13, 2020
Setelah sekian lama dinding pertahanan yang ku bangun hancur begitu saja saat kehadiranmu memasuki kehidupanku

Aku adalah orang asing di hidupmu tapi kenapa kamu menerimaku dengan semudah itu??

Aku bukan siapa-siapamu tapi kenapa hati ini terasa sakit melihatmu tersenyum kepadanya 

Kenapa hati ini sangat menginginkanmu??

Apakah aku pantas berdiri di sampingmu dan menggenggam erat tanganmu dan berkata "aku akan selalu menjagamu,menyayangimu, juga melindungimu dan kemanapun kamu pergi aku akan selalu menemukanmu dimanapun dan kapanpun kamu berada"
All Rights Reserved
Sign up to add Why Him? to your library and receive updates
or
#598chatting
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Everything Happens for a Reason cover
Just Friend, Or? [Completed] cover
Waiting To Be Ended cover
SalFlo cover
KEMBALI HIDUP ✔️ cover
MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ] cover
You're MINE! cover
Broken Heart cover
Arkan & Bandung cover
Don't leave me [SELESAI] cover

Everything Happens for a Reason

12 parts Complete

Segalanya terjadi begitu cepat. Otakku belum bisa bekerja maksimal untuk mengerti apa yang sedang terjadi. Kalau saja aku tahu hal ini akan terjadi, aku akan menggunakan waktuku sebaik - baiknya. Aku akan mengukir kenangan terbaik bersamanya. Aku akan berada di sisinya di saat - saat terakhirnya. Mengapa ini terjadi begitu cepat? Aku masih sulit mencerna apa yang terjadi. Aku bertemu dengannya seperti baru kemarin saja. Bersama dengannya membuat waktu seolah - olah berhenti. Membuatku tidak bisa memikirkan apa - apa selain kebersamaanku dengannya. Itu sungguh menyenangkan. Rasanya aku ingin membunuh waktu agar waktu tidak berjalan dan aku dapat terus bersamanya. Sekarang, kebersamaan itu hilang begitu saja. Lenyap ditelan bumi. Andai aku mempunyai mesin waktu, aku tidak akan membiarkan hal ini menimpa dirinya. Aku tidak mau kehilangan dirinya. Waktu. Sekarang aku jadi membenci waktu. Mengapa waktu tidak bisa memberi pertanda bahwa sesuatu akan terjadi? Mengapa waktu terus berjalan begitu saja tanpa memikirkan perasaan orang lain? Perasaanku. Semua hal yang kupercaya berbalik menentangku. Aku tidak tahu apa yang harus kupercayai.