LanAryo
  • WpView
    LECTURAS 222
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, abr 14, 2020
Lana terpaksa menolak Aryo ketika Aryo menembaknya. Bukannya ia tidak suka, tetapi rasa takutnya lebih besar. Aryo tau hal itu. Maka dari itu, ia membiarkan Lana sampai Lana siap.
Todos los derechos reservados
#240
eriscafebriani
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kenopsia•_•
  • Dangerous Couple [End]
  • The Stupid Principle
  • Siapa DIA
  • Bad Boy Vs Cool Girl [END]
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Terjebak di Ruang Hampa

"What are you doing?!"Suga menarik tangan Kwanja. "Lo gila!"kata Suga tidak ramah, Kwanja hanya menunduk sambil terus terisak. "Lo mau bunuh anak yang ada di kandungan lo?!" imbuhnya menyentak Kwanja. "Gue gak berhak hidup lagi ga....hiks..."tangisnya,Suga melonggarkan genggamannya dan menatap Kwanja dengan datar. "Lo mau bunuh diri hah?!" tanya Suga,Kwanja terus menunduk sambil terus menangis. "Gue bodoh ga gue bodoh!"sentaknya,Suga mengusap wajahnya dan kembali menatap Kwanja yang menunduk. "Lo gak bodoh,itu bukan kemauan lo,lo di jebak ja"kini suara Suga mulai melembut ia tidak tega melihat "Gue bodoh ga gue bodoh!"sentaknya,Suga mengusap wajahnya dan kembali menatap Kwanja yang menunduk. "Lo gak bodoh,itu bukan kemauan lo,lo di jebak ja"kini suara Suga mulai melembut ia tidak tega melihat orang yang di sayangnya menangis. Saat mendengar Kwanja di sergap dan di bawa ke hotel,jujur ia sangan marah.Ada yang mengirimnya pesan bahwa orang yang di sayangnya ada di hotel. Dan Suga memburu waktu untuk tepat waktu.Saat di sana ia sudah telat,ia melihat Kwanja sedang pingsan dan pakaian yang tergeletak di lantai.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido